GROBOGAN — Diduga sedang kambuh penyakitnya, Suminah, 39 warga Desa Bendoharjo, Kecamatan Gabus tewas meninggal dunia kejebur sumur, Jumat (9/8) kemarin.
Kejadian itu, terjadi pada pukul 06.30 WIB.
Kapolsek Gabus AKBP Chandra Bayu mengatakan, saat pagi hari korban dicari ibu korban Yatmi, 64 hendak pergi kedapur rumah.
Saat dicari dan dipanggil korban tidak ada jawaban. Ketika dilakukanpencarian disekitar rumah melihat ada sandal warna cokelat di dekat sumur yang berada di samping rumahnya.
”Saat dicek ke dalam sumur tersebut dan mendapati korban sudah terjatuh tercebur di dalam sumur,” kata AKP Chandra Bayu.
Melihat kejadian itu, ibu korban berteriak meminta tolong. Tetangga mendengar teriakan itu, datang berusaha menaikan korban dari dasar sumur.
Setelah korban berhasil dinaikan dan di cek denyut nadi dan jantung ternyata korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Kejadian itu, diberitahukan kepada Perangkat desa dilaporkan ke Polsek Gabus.
Setelah menerima laporan tersebut diatas selanjutnya KSPK T, Unit Reskrim Polsek Gabus bersama dengan Tim Inafis Polres Grobogan dan tim medis puskesmas Gabus 2.
”Dari hasil olah TKP tersebut bahwa penyebab korban terjatuh kedalam sumur adalah sebelum nya korban mengalami riwayat sakit epilepsi," ujarnya.
"Saat ingin mengambil air di sumur dengan cara menimba penyakit epilepsi korban kambuh dan kemudian terjatuh kedalam sumur,” lanjutnya.
Sementara hasil dari pemeriksaan korban terjebur di dalam sumur 4,50 meter, panjang Permukaan air sampai bibir sumur 350 cm, panjang bibir sumur sampai dasar tanah 45 cm, diameter sumur 100 cm.
Kemudian hidung dan mulut korban mengeluarkan air, terdapat luka dibagian belakang korban sepanjang 2 cm dan lebar 0,5 cm akibat benturan terjatuh kedalam sumur.
”Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan/penganiayaan. Korban kemudian langsung dimakamkan,” terang dia. (mun/him)
Editor : Ali Mustofa