GROBOGAN - Saat ini BPPKAD Grobogan tengah mempersiapkan lelang sejumah kendaraan dinas (randis) di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).
Sebanyak 60-an kendaraan roda dua yang kondisinya sudah tak layak mulai diserahkan ke BPPKAD.
Kabid Aset BPPKAD Dwi Putrono mengatakan, sejumlah kendaraan mulai diserahkan untuk dilelangkan.
Hingga saat ini setidaknya sudah ada sekitar 60 kendaraan roda dua, serta delapan unit mobil berplat merah.
”Untuk roda dua rata-rata aset milik Dinas Pendidikan (Disdik). Ada yang buatan tahun 1989. Sedangkan mobil, rata-rata mobil dinas. Ada jenis truk engkel milik Setda," ujarnya.
"Kemudian Avanza yang terbilang masih cukup bagus dan ambulans jenazah milik RSUD dr Soedjati,” ungkapnya.
Menurutnya, BPPKAD masih membuka kesempatan jika ada OPD yang menyerahkan randisnya untuk dilelangkan.
Sampai saat ini sejumlah kendaraan yang masuk masih proses verifikasi awal.
”Proses masih panjang, lantaran kami sedang bersurat ke Dishub agar bisa dilakukan cek fisik. Pengecekan fisik tersebut penting dilakukan untuk menentukan limit harga terendah,” jelasnya.
Selain cek fisik, kelengkapan dokumen kendaraan juga menjadi bagian terpenting.
Kendaraan yang tak memiliki dokumen sama sekali, dengan kondisi fisik yang parah. Maka akan langsung dijual scrab.
”Jadi data harus valid karena harus dilelang. Kalau nggak valid kasihan pembelinya. Nantinya, juga akan terfilter oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) di semarang,” ungkapnya. (int)
Editor : Ali Mustofa