GROBOGAN - Yayasan Bulan Sabit Merah Uni Emirat Arab (UEA) melalui PMI Kabupaten Grobogan salurkan 500 paket bantuan untuk korban banjir di Kabupaten Grobogan.
Bantuan susulan itu disambut gembira warga terdampak banjir.
Kasi Pelayanan Masyarakat PMI Kabupaten Grobogan Gesit Kristyawan menyampaikan hal tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap warga Grobogan usai mengalami dua kali insiden banjir pada bulan lalu.
"Bantuan ini disalurkan kepada tujuh desa/kelurahan. Meliputi Kelurahan Kuripan dan Purwodadi. Serta Desa Karanganyar, Kedungrejo, Lemah putih, Kronggen dan Wates," sebutnya.
Sementara itu karena bantuan terbatas maka yang diutamakan ialah kelompok rentan.
"Sebelumnya kami dibantu perangkat desa untuk mendata siapa-siapa yang berhak menerima bantuan ini," katanya.
Paket bantuan diketahui berisi dua jenis barang yakni makanan dan non makanan.
"Paket sembako seperti beras, minyak, teh, gula, mi instan, sarden, kornet, sirup, dan sejenisnya. Serta paket kebersihan meliputi alat pel, sapu, wipol, sikat gigi, handuk, ember, maupun sabun," jelasnya.
Perwakilan Redcresent atau Bulan Sabit Merah Jakarta, Agrimediawan berharap semoga bantuan tersebut dapat memberi manfaat kepada penerima.
"Semoga keadaan dapat lebih baik. Serta kita semua mendapat berkah," singkatnya.
Salah satu penerima, Patiyem, 53 mengatakan banjir yang pada bulan lalu terjadi di Kelurahan Kuripan mencapai sepaha.
"Kami tetap bertahan di rumah untuk berjaga-jaga, tidak mengungsi," tanggapnya.
Menurutnya meskipun beberapa barang tidak dapat diselamatkan, namun barang-barang elektronik dan barang berharga lainnya dapat diamankan.
Begitupun dengan Salim Effendi, warga Kelurahan Kuripan lainnya.
Dia menceritakan beberapa warga membuat dapur umum saat banjir melanda.
"Warga bergotong royong untuk memasak. Yang air di rumahnya tinggi mengungsi di balai desa, kelurahan, hingga pendopo," ceritanya.
Pihaknya berharap semoga banjir yang terjadi menjadi perhatian pemerintah.
"Agar dapat menjadi bahan evaluasi, apa-apa yang perlu dibenahi," utarakannya. (fik/war)
Editor : Ali Mustofa