Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Baby Volcano di Grobogan Semburkan Lumpur Diduga Dampak Gempa Tuban, Ini Kata BPBD!

Dzikrina Abdillah • Sabtu, 23 Maret 2024 | 18:34 WIB
Baby Volcano atau Bledug Cangkring di Grabagan, Kabupaten Grobogan memuntahkan lumpur hingga meluber pada Jumat (22/3).
Baby Volcano atau Bledug Cangkring di Grabagan, Kabupaten Grobogan memuntahkan lumpur hingga meluber pada Jumat (22/3).

GROBOGAN - Baby Volcano atau Bledug Cangkring di Grabagan, Kec. Kradenan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah mendadak semburkan lumpur, Jumat (22/3).

Semburan lumpur Baby Volcano muncul secara tiba-tiba setelah terjadinya gempa di Tuban.

Sebagai informasi, getaran gempa di Tuban juga turut dirasakan di Kabupaten Grobogan.

Warga Grobogan mengaku merasakan goncangan yang nyata sebanyak tiga kali.

Sementara, kejadian Baby Volcano menyemburkan lumpur terjadi setelah dirasakannya gempa ke tiga kali di Grobogan.

Gempa tersebut berkekuatan magnitudo 6,5 yang berpusat di perairan Tuban.

Video semburan muncul ini juga viral di media sosial.

Salah satunya diunggah di akun Instagram @grobogan_raya.

Dalam video yang diunggah tampak momen semburan lumpur terus meluber hingga ke areal persawahan.

"Baby volcano. Apakah efek gempa bumi tadi?," tulis pengunggah.

Hal itu dikomfirmasi Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Grobogan, Masrichan.

Ia menyebut kejadian Baby Volcano menyemburkan lumpur itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.

"Kejadian sekitar pukul 16.00 WIB, lokasi ada di Dusun Cangkring, Desa Grabagan, Kecamatan Kradenan," katanya, Jumat (22/3).

Sayangnya, pihaknya belum bisa memastikan apakah semburan lumpur itu berkaitan dengan gempa yang terjadi siang ini atau tidak.

Sebab, semburan lumpur memang terkadang muncul di sekitaran Bledug Kuwu.

Ia juga menyebut petugas telah dikirim ke lapangan untuk meninjau semburan lumpur tersebut.

Pihaknya juga bakal mendata dampak lain dari semburan lumpur itu.

"Kami menugaskan anggota cek ke lokasi untuk mendapatkan info yang lebih valid," ujarnya.

Baby Volcano merupakan destinasi wisata telaga lumpur yang berada di Dusun Cangkring, Kradenan, Grobogan.

Baby Volcano juga dikenal sebagai Bledug Cangkring.

Lokasinya tak jauh dari Bledug Kuwu yang sudah banyak dikenal orang.

Sementara, Kejadian gempa di Tuban dijelaskan Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daryono.

Ia menjelaskan, pada Jumat (22/3) pada pukul 15.52 wilayah Laut Jawa diguncang gempa tektonik.

Gempa bumi itu memiliki parameter update dengan magnitudo M 6,5. 

Episenter gempa bumi berlokasi di laut pada jarak 114 kilometer (km) arah Timur Laut Tuban Jawa Timur pada kedalaman 12 km.

"Ini jenisnya gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif di Laut Jawa," katanya. 

Gempa bumi di Tuban ini turut dirasakan di sejumlah wilayah termasuk Grobogan, Rembang, Pati dan sekitarnya.

Namun, dampak gempa bumi yang terjadi kemarin paling parah dirasakan di Pulau Bawean.

Getaran di sana dirasakan oleh hampir semua penduduk, bahkan sampai menyebabkan kerusakan. 

Editor : Dzikrina Abdillah
#dampak #Baby Volcano #grobogan #lumpur #gempa #tuban #Bledug Cangkring #bmkg #BPBD