GROBOGAN – PT BPR BKK Purwodadi (Perseroda) mendapatkan Penghargaan Top BUMD Award 2024 Golden Trophy yang digelar di Dian Ballroom Hotel Raffles Jakarta, Rabu (20/3).
Penghargaan lainya juga diberikan kepada Bupati Sri Sumarni mendapatkan penghargaan pembinaan Top BUMD tahun 2024.
Penghargaan juga didapatkan Direktur Utama PT BPR BKK Purwodadi (Perseroda) Anita Fitriani Yusuf untuk kategori Top CEO BUMD 2024 dan Top BUMD Awards (bintang 5 BPR) PT. BPR BKK Purwodadi (Perseroda).
Direktur Utama PT BKK Purwodadi (Perseroda) Anita Fitriani Yusuf mengatakan, BKK Purwodadi mendapatkan penghargaan Top BUMD Award 2024 Golden Tropy karena tiga kali berturut-turut mendapatkan penghargaan Top BUMD Award (Bintang 5 BPR).
Penghargaan ini baru pertama kali didapat.
Penilaian penghargaan dilakukan secara kredibel, obyektif, dan komprehensif (menyeluruh).
Yakni menggunakan kuesioner dan pendalaman melalui wawancara penjurian presentasi dan tanya jawab oleh juri.
Pemenang Top BUMD Award diseleksi dan dinilai dari lebih 1.400 an BUMD di Indonesia.
”Pemenang penghargaan dikategorikan sebagai BUMD paling TOP di Indonesia. Kabupaten Grobogan mendapatkan empat penghargaan Top BUMD tahun 2024,” kata Anita Fitirani Yusuf.
Dikatakan, kategori Top BUMD Award Bintang 5 (sangat baik) dengan memiliki pencapaian kinerja baik, kepemimpinan dan manajemennya baik dan relatif selaras dengan visi BUMD.
Bank itu telah berinovasi, dan memiliki peran penting dalam pembangunan ekonomi di daerah.
Penghargaan yang didapat tersebut berdasarkan penilaian dari lima dewan juri.
Di mana keberhasilan kinerja BUMD tidak terlepas dari dukungan, komitmen, dan pembinaan kepala daerahnya.
Dalam kesempatan memberikan penghargaan kepada gubernur, bupati, walikota lainnya sebagai pemenang Top BUMD.
”Yang jadi titik tolak ukur adalah inovasi dan tata kelola perusahaan. Inovasi terkait dengan produk yang diluncurkan BKK Purwodadi. Dari dewan yang disampaikan ada produk Yarmen Pertanian, UMKM dan satu produk dari dewan juri jadi reverensi BPR belum menjalani. Yaitu kredit kepada Calon Pegawai Migran Indonesia (CPMI),” ujarnya.
Lewat produk CPMI diberikan kepada masyarakat khususnya SMA, SMK yang mau bekerja diluar negeri tetapi belum memiliki biaya untuk pemberangkatan.
Dari BKK Purwodadi memberikan dana talangan kerjasama dengan Disnakertrans Grobogan dan Biro Jasa PJTKI dengan MoU.
”Kami berikan talangan pembayaranya dengan gaji yang diterima,” terang dia.
Selain itu, BKK Purwodadi juga membuka transaksi dengan virtual account.
Sehingga nasabah tidak harus datang ke kantor BKK tetapi bisa dilakukan dengan transfer.
Langkah tersebut akan meluncurkan program aplikasi BKK Aplikasi Mobile dengan nama Kamoe.
Aplikasi ini bisa untuk pembayaran berbagai macam. Seperti listrik, kabel data, telpon, bayar pajak, transfer bisa. Aplikasi sarana untuk kemudahan nasabah dan kemajuan BKK.
”Penghargaan kami berikan kepada pemegang saham dari pemerintah Provinsi dan Kabupaten. Pada nasabah PT BPR BKK Purwodadi seluruhnya, masyarakat Grobogan, pengurus dan karyawan BPR BKK Purwodadi. Tanpa campur tangan tanpa support dari semua bisa capaianya bisa sampai sekarang,” tandasnya. (mun/him)
Editor : Noor Syafaatul Udhma