GROBOGAN - Dari 18 pasar daerah, ada sekitar delapan pasar yang mengalami kerusakan parah tiga di antaranya merupakan Pasar Hewan.
Tahun ini Disperindag Grobogan hanya mendapatkan kucuran Rp 800 juta untuk rehab empat pasar, salah satunya Pasar Hewan Kunden.
Empat pasar yang mendapatkan rehab di tahun ini Pasar Agro, Tuko, dan Pasar Kunden.
Masing-masing mendapatkan perbaikan senilai Rp 200 juta.
Kabid Pasar Disperindag Grobogan Taufik Budi Prasetyo mengatakan dana senilai Rp 800 juta dari APBD tersebut untuk perbaikan pasar skala kecil.
Diberikan ke pasar dengan kondisi kerusakan yang paling urgent.
”Dari 18 pasar daerah, kondisi terparah ada sekitar delapan pasar. Meliputi semua pasar hewan (Kunden, Ketitang, Kalongan), Pasar Purwodadi, Grobogan, Tuko, Wirosari dan Kuwu," ujarnya.
"Untuk pasar hewan setiap tahun selalu kami usulkan bantuan ke pusat hingga banprov. Tapi belum pernah nyantol, terutama Kunden sudah berulang kali diusulkan tapi belum bisa terakomodir,” keluhnya.
Menurutnya, dari empat pasar tersebut kondisi terparah dialami Pasar Hewan Kunden yang ada di Kecamatan Wirosari.
Selama ini, Disperindag hanya bisa melakukan perawatan kecil secara bertahap setiap tahunnya.
”Kami sudah kerap mengusulkan rehab total melalui Banprov senilai Rp 20 miliar. Hingga kini belum didapat," ujarnya.
"Kemudian melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) juga, namun malah di sana tak menjadi prioritas karena menyangkut hewan. Diminta mengusulkan ke Ditjen Peternakan dan Keswan (Ditjen PKH). Padahal kondisi sangat parah,” keluhnya.
Pihaknya berharap seluruh pasar hewan di Kabupaten Grobogan bisa tersentuh pembangunan.
Mengingat kondisi saat ini hampir seluruhnya minim fasilitas. Kerusakan ada di beberapat titik, padahal aktivitas ketiga pasar tersebut cukup ramai. (int/war)
Editor : Ali Mustofa