Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Imbas Pintu Air Waduk Kenteng Rusak, Empat Desa di Grobogan Alami Kesulitan Air, Begini Respon Dinas

Intan Maylani Sabrina • Senin, 15 Januari 2024 | 17:28 WIB

 

RUSAK: Pintu Air Waduk Kenteng, Desa Kenteng Kecamatan Toroh, rusak kemarin.
RUSAK: Pintu Air Waduk Kenteng, Desa Kenteng Kecamatan Toroh, rusak kemarin.

GROBOGAN - Pintu air di Waduk Kenteng Desa Kenteng Kecamatan Toroh rusak sejak Sabtu (13/1). Akibatnya para petani di empat desa alami krisis air.

Hingga kemarin pintu air itu masih rusak. Warga beberapa kali mengadukan permasalahan itu ke pihak-pihak terkait.

Warga berharap kerusakan pintu air itu segera diperbaiki.

Kerusakan pintu air itu, membuat para petani khususnya petani holtikultura dan petani tanaman pangan di empat desa tidak dapat memanfaatkan air waduk.

Empat desa tersebut adalah Desa Kenteng, Desa Ngrandah, Desa Tunggak, dan Desa Warukaranganyar.

"Petani tanaman pangan dan petani hortikultura sangat terdampak. Mohon untuk ditindaklanjuti," ujar Ketua Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) Desa Kenteng, Sri Widodo. 

Menurutnya, kondisi pintu air timur makam itu rusak karena tulangan pintu menggunakan besi sambungan. Sehingga tidak kuat menahan air. 

Beberapa lahan kekeringan karena kekurangan air. Padahal warga setempat sangat bergantung dengan air di tempat tersebut sebelum pintu air rusak. 

Ia berharap agar pintu air diperbaiki dengan kualitas yang lebih baik. 

Selain itu, pihaknya meminta waduk tersebut dikeruk. Agar volume tampungan air lebih banyak.

Baca Juga: Petugas Gabungan Berhasil Bekuk Seorang Pencuri Pohon Jati di Hutan Milik Perhutani KPH Purwodadi Grobogan, Satu Buron

"Kalau bisa juga ada penanaman tanaman penahan erosi di green belt waduk. Agar tanah sekelilingnya tidak terkikis yang mengakibatkan pendangkalan waduk," harapnya.

"Sehingga petani bisa memanfaatkan air dari bantuan infrastruktur pemerintah," lanjutnya.

Sedangkan, Kabid Irigasi dan Air Baku DPUPR Grobogan Yudhi Ari Bawa mengungkapkan, jika pihaknya telah mengecek pintu air tersebut. 

”Kerusakan pada pintu air disebabkan efek curah hujan tinggi beberapa waktu yang lalu. Kami akan segera menurunkan tim untuk memperbaiki pintu air Waduk Kenteng pada Senin (15/1) (hari ini, Red),” imbuhnya.

Nantinya, Dinas PUPR akan melakukan penggantian dan penambahan rangka pelat daun pintu. 

"Jadi nanti tidak diganti total. Penggantian hanya di daun pintu dan perkuatan pada pintu tersebut," ujar Yudhi. (int/zen)

Editor : Ali Mustofa
#grobogan #waduk #petani #krisis air #dinas pupr