Kejadian tersebut berada di rumah Sutarto, warga Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Kamis (21/9) sekira pukul 13.50 WIB.
Ketika itu, korban sedang bekerja membuat membuat sumur bor dengan kedalaman 60 meter.
Baca Juga: Memanas! Eks Pekerja PT Berill Jaya Sejahtera Grobogan Laporkan Kadisnakertrans ke Ombudsman, Ada Apa?
Baca Juga: Cabuli Pacar Sendiri di Kamar Mandi, Seorang Pria di Grobogan Dipolisikan, Begini Kejadiannya
Saat melakukan pengeboran baru mendapat kedalaman 15 meter.
Korban saat itu berada disebelah utara alat bor sambil jongkok untuk membersihkan lumpur sebelah alat bor.
Tiba-tiba rambut korban yang panjang dan tidak diikat terlilit pada alat bor sumur tersebut sedang berputar.
Baca Juga: Tragis! Tiga Warga di Klambu Grobogan Tewas usai Tenggelam di Sungai Lusi, Begini Kronologinya
Baca Juga: Duh! Terjadi Lagi Satu Unit Rumah di Grobogan Ludes Terbakar, Ini Penyebabnya
Sehingga badan korban juga ikut tertarik dan berputar ke arah selatan alat bor.
Melihat kejadian itu, Muklisin yang ikut bekerja membuat sumur sebagai operator mesin kemudian mematikan mesin dieselnya yang digunakan untuk alat penggerak bor.
Baca Juga: Tak Terima Dianiaya Oknum Polisi, Keluarga Korban di Grobogan Akan Bawa ke Ranah Hukum
Baca Juga: Begini Tanggapan Keluarga tentang Dokter Susanto di Grobogan yang Kedapatan Palsukan Identitas
”Akibat kejadian tersebut korban meninggal dunia ditempat,” kata Kapolsek Toroh AKP Sapto.
Dari kejadian itu, warga memberitahukan kejadian tersebut ke Kepala Desa Tambirejo yang kemudian diteruskan ke Polsek Toroh.
Atas kejadian tersebut selanjutnya jenazah korban diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan.
”Penyebab tewasnya korban karena kelalaian korban yang mempunyai rambut panjang dan tidak diikat sehingga rambut korban mengait di putaran alat bor,” terang dia. (mun)
Editor : Abdul Rokhim