Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Industri Tahu di Grobogan Gunakan Bahan Bakar dari Ban Bekas Dikeluhkan Warga, Ini Penyebabnya

Intan Maylani Sabrina • Minggu, 27 Agustus 2023 | 22:59 WIB
Pabrik Tahu
Pabrik Tahu

GROBOGAN – Sejumlah warga Dusun Sanggrahan, Desa Getasrejo, Grobogan, mengeluh munculnya abu berwarna hitam yang mengotori rumah mereka.

Abu itu, berasal dari sebuah pabrik produksi tahu.

Padahal tahun lalu, pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Grobogan sudah pernah mengingatkan pemilik usaha pembuatan itu.

Namun, hingga kini pihak pabrik masih tak mengindahkan.

Susi, salah satu warga mengaku pabrik tersebur sudah pernah didatangi dan diingatkan dinas terkait.

"Tapi hingga saat ini pemilik masih acuh tak acuh,” kata salah satu warga Susi.

Diketahui, abu hitam pekat itu merupakan limbah pembakaran ban bekas.

Limbah itu timbul dari aktivitas pabrik yang ada di tengah permukiman di RT 3/RW 1, Dusun Sanggrahan.

Limbah pembakaran ban yang berterbangan dari cerobong asap pembuangan pabrik.

Kemudian menempel di sejumlah bagian rumah warga hingga pakaian yang sedang dijemur.

Sehingga harus mengganggu dan membahayakan bagi kesehatan warga.

”Jadi seperti hujan abu berwarna hitam. Debunya itu nempel ke cucian hingga lantai berwarna hitam," katanya.

"Harus berulang kali membersihkan rumah,” ungkapnya.

Ironisnya, kondisi tersebut telah berlangsung selama empat tahun ini.

Pencemaran dari pabrik tersebut sangat dirasakan terutama saat mulai produksi.

Warga berharap, dinas terkait segera melakukan tindakan tegas terhadap pabrik tahu tersebut, sehingga warga tak merasa dirugikan lagi. (int)

Editor : Ali Mustofa
#grobogan #pabrik tahu #ban bekas