GROBOGAN - Seorang nenek bernama Mukaromah, 68, warga Dusun Brakas, Desa Terkesi, Kecamatan Klambu ditemukan tewas mengapung di Sungai Lusi.
Diduga, ia terpeleset saat hendak mandi di sungai Lusi yang ada di belakang rumahnya.
Kapolsek Klambu AKP Ma’arif saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus membenarkan kejadian tersebut.
Baca Juga: Duh! Tiga Tahun Wisata Bledug Kuwu Grobogan Tak Tersentuh Perbaikan, Begini Kondisinya Terkini
Lebih lanjut, kata AKP Ma'arif menuturkan, penemuan tersebut bermula ketika salah satu warga Ahmad Badri, 42, hendak menjalankan sholat magrib berjamaah di masjid.
Ia melintas di depan rumah korban dan melihat korban yang hidup sebatang kara itu berada di depan rumah.
Sekira pukul 18.30 WIB pada Rabu (8/8) selepas sholat maghrib, Ahmad Badri yang juga merupakan kadus tersebut melihat rumah korban dalam keadaan gelap.
Baca Juga: Duh! 53 Desa dari 14 Kecamatan di Grobogan Alami Kekeringan, Begini Upaya BPBD
Karena merasa curiga, kemudian mengecek korban di dalam rumahnya.
”Ternyata setelah dicek, tidak ada korban di dalam rumahnya. Warga setempat turut membantu mencari korban. Setelah dicari di sekitar rumah dan di aliran sungai lusi yang ada di belakang rumahnya juga tidak ditemukan,” jelasnya.
Baru pada Rabu (9/8) sekira pukul 07.00 WIB ketika salah satu warga hendak buang hajat di sungai lusi.
Baca Juga: Diterjang Angin, Teras Gazebo Balai Desa Sedangharjo Grobogan Ini Roboh
Malah melihat ada sesosok orang dalam keadaan mengapung di aliran sungai dalam keadaan tertelungkup tanpa menggunakan busana.
Setelah mengetahui kejadian tersebut mereka langsung melapor ke Polsek Klambu.
Baca Juga: Warga Geyer Grobogan Bakar Rumahnya Sendiri hingga Merembet ke Rumah Tetangga, Ini Penyebabnya
Korban langsung dilakukan evakuasi dan dilakukan pemeriksaan oleh Puskesmas Klambu.
Setelah dilakukan pemeriksaan, tidak adanya tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. (int/khim)
Editor : Abdul Rokhim