GROBOGAN – Diduga depresi, pria berinisial S warga Desa/Kecamatan Geyer nekat membakar rumahnya sendiri pada Jumat (4/8) pagi.
Diketahui, kejadian tersebut berlangsung sekira pukul 04.30 WIB.
Kejadian tersebut bermula, saat pelaku menghubungi tetangganya bahwa telah terjadi kebakaran di rumahnya.
Kemudian, api pun cepat membesar dan menjalar ke sebagian rumah milik dua tetangganya. Yaitu Bati Sutinah dan Heri Widodo.
Baca Juga: Melarikan Diri, Tersangka Cabul Anak di Bawah Umur di Grobogan Diamankan di Semarang, Ternyata ini Orangnya!
Selanjutnya bersama dengan warga masyarakat lainnya berusaha memadamkan api.
Beruntung, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.00 WIB.
Setelah 3 Unit mobil pemadam kebakaran datang dan memadamkan api.
Kasus kebakaran tersebut pun lantas dilaporkan ke Polsek Geyer
”Dari keterangan warga penyebab kebakaran karena terlapor membakar gorden rumah diduga karena depresi,” kata Kapolsek Geyer AKP Sunarto.
Baca Juga: Beda Sikap Orang Tua dan Sekolah Soal Kasus Pengeroyokan Siswa SMP di Grobogan oleh Senior
lebih lanjut, kata AKP Sunarto, penyebab depresi pelaku diketahui lantaran satu tahun ini ditinggal meninggal oleh istri dan dua orang anaknya.
Akibat kejadian tersebut, seluruh bangunan rumah berikut isinya pun ludes, sementara dua rumah tetenggganya mengalami kerusakan pada bagian dapur dan atap rumah bagian kanan.
Baca Juga: Sempat Dirujuk ke RSUD, Pria Obesitas 200 Kg Asal Geyer Grobogan Meninggal Dunia di Rumahnya, Innalillahi...
”Kerugian materiil akibat kejadian tersebut kurang lebih Rp 170 juta. Penyebab kebakaran karena Terlapor sengaja membakar gorden rumah dengan menggunakan korek api kayu diduga karena depresi,” ujarnya.
Atas kejadian tersebut, pelaku diamankan di Mapolsek Geyer.
Petugas juga mengamankan barang bukti berupa dua gorden dan meminta keterangan saksi-saksi. (mun/khim)
Editor : Abdul Rokhim