GROBOGAN - Kecelakaan melibatkan kereta api dan pejalan kaki kembali terjadi di Kabupaten Grobogan. Kejadian tersebut sekitar pukul 05.34 di petak Jalan Stasiun Karangjati-Gubug tepatnya di KM 38+5, pada Kamis (20/7) pagi.
Kecelakaan itu menimpa seorang pria inisial W, 48, warga Desa Sumurgede, Kecamatan Godong, kedapatan tertemper KA Blambangan Ekspres 185 rute stasiun Banyuwangi-Semarang Tawang Bank Jateng.
Baca Juga: Ditarik Rp500 Ribu per Orang, Warga Penawangan Grobogan Kecewa Janji Bantuan Ternak Sapi Tak Kunjung Datang
Manajer Humas KAI Daop IV Semarang Ixfan Hendri Wintoko saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus membenarkan kejadian tersebut.
Hal itu juga telah dilaporkan masinis KA Blambangan Ekspres 185 kepada dirinya.
”Masinis sudah sempat membunyikan semboyan 35 berkali-kali tapi tidak dihiraukan. Akhirnya orang tersebut menemperkan diri ke kereta api. Masinis langsung melapor ke Karu dan Polsek Godong,” jelasnya.
Selain itu, salah satu warga, Faturrahman, saat melintas di lokasi juga membenarkan kejadian tersebut.
Baca Juga: Pekerja Migran Asal Grobogan Tinggi, Dinas Diwanti-Wanti Soal Tindak Pidana Perdagangan Orang
”Ada orang yang berjalan di jalur rel, saat kereta sudah dekat tak kunjung pergi. Akhirnya tertemper kereta. Orang tersebut juga diketahui ODGJ,” imbuhnya.
Korban langsung dievakuasi petugas kesehatan Puskesmas Godong 2 dan Polsek Godong dalam keadaan meninggal di tempat.
Atas kejadian tersebut, petugas Stasiun Karangjati langsung memberikan imbauan ke warga agar tak melakukan aktivitas di sekitar rel KA.
Bila ada keluarga yang menderita ODGJ, sebaiknya dipantau agar tak mendekati area rel yang rawan kereta melintas. (int/khim)
Editor : Abdul Rokhim