Edi menyebut semula terduga pelaku seorang laki-laki menghubungi dirinya hendak menyewa motor. Setelah ada kesepakatan, akhirnya terduga pelaku yang belum diketahui identitasnya itu mengambil motor tersebut.
"Saat itu saya sedang di luar. Yang di rumah ibu saya," jelasnya.
Saat mengambil motor itu terduga pelaku menyebut dirinya bekerja di sebuah cafe karaoke dekat dengan rumah korban. Sehingga tak ada kecurigaan. Dan motor pun akhirnya diberikan.
"Dia kayaknya tahu dan sudah memantau. Jadi kesitu pas cuma ada ibu," paparnya.
Tetapi sampai satu kali 24 jam motor tak dikembalikan. Nomor terduga pelaku pun kemudian dihubungi. Tetapi tak direspon. Hingga akhirnya munculah kecurigaan. Bahwa motor itu digondol.
Tak kunjung dikembalikan, pihaknya pun akhirnya melapor ke Polsek Toroh. Kapolsek Toroh AKP Sapto menjelaskan pihak korban memang telah melaporkan kejadian itu. Dan kini pihaknya sedang menindaklanjuti.
"Kasus tersebut masuk ke kategori penggelapan. Kami masih lakukan pendalaman," imbuhnya. (tos) Editor : Ali Mustofa