Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Viral Kasus Pekerja PT Pungkook Grobogan Tertangkap ‘Esek-esek’ di Mobil Berakhir secara Kekeluargaan

Ali Mustofa • Sabtu, 6 Mei 2023 | 00:29 WIB
DUKA: Kepala Disnakertrans Kabupaten Grobogan Teguh Harjokusumo bersama Kepala Dinas sosial mengunjungi keluarga almarhum di rumah kediamannya baru-baru ini. (EKO SANTOSO/RADAR KUDUS)
DUKA: Kepala Disnakertrans Kabupaten Grobogan Teguh Harjokusumo bersama Kepala Dinas sosial mengunjungi keluarga almarhum di rumah kediamannya baru-baru ini. (EKO SANTOSO/RADAR KUDUS)
GROBOGAN - Kasus penggrebekan dua sejoli bukan pasangan suami istri yang melakukan aksi tak senonoh di mobil yang terjadi di pinggir jalan Purwodadi-Blora berakhir secara kekeluargaan. Hal itu diketahui setelah Kepala Desa Getasrejo Busro Siswanto buka suara.

Sebelumnya diberitakan diduga pekerja PT Pungkook tertangkap basah sedang esek-esek di dalam mobil.

Kejadian itu diketahui setelah di media sosial beredar luas video beberapa orang yang terlihat menggerebek aksi tak senonoh itu. Video yang beredar itu berdurasi 21 detik. Dalam video terlihat ada dua orang di dalam sebuah mobil.

Video itu dimulai dengan memperlihatkan seorang pria mengenakan kaos dalam berwarna putih. Ia berada di jok depan dekat stir.

Lelaki dengan rambut yang dicat berwarna putih dan hitam itu tampak panik. Ia bersama seorang wanita berambut panjang lurus yang berada di bagian jok tengah.

Wanita itu sibuk menaikkan celana jeans biru panjangnya. Sementara pada bagian atasan, ia mengenakan baju seragam yang diduga merupakan pakaian karyawan PT Pungkook Indonesia One.

Busro baru buka suara setelah seminggu berselang. Sebab kejadian tersebut menurut keterangannya sudah terjadi pada Jumat (28/4).

Menurutnya kejadian itu tepatnya berlangsung di lahan kosong pinggir Jalan Purwodadi-Blora. Di depan perumahan yang mangkrak. Masuk dalam wilayah RT 6/RW 5 Dusun Pancan, Desa Getasrejo.

Pengakuan itu semakin menegaskan lokasi pasti kejadian itu. Lantaran sebelumnya sempat beredar kabar bila kejadian berada di Desa Kropak, Wirosari. Menurut Busro kejadian berlangsung malam. Pukul 23.00.

Busro Siswanto mengatakan kasus itu berakhir dengan kekeluargaan setelah adanya mediasi yang melibatkan keluarga dari masing-masing pelaku. Baik dari pelaku perempuan maupun laki-laki. Mereka pun akhirnya saling memaafkan.

"Warga kami RT 05 RW 06 Dusun Pancan pada malam itu menyerahkan dua sejoli yang bukan suami istri di dalam mobil," jelasnya.

Menerima penyerahan itu, pihaknya kemudian melakukan mediasi. Dengan memanggil pasangan kedua belah pihak. Pertemuan pasangan kedua belah pihak menyepakati kasus tersebut tak dilanjutkan ke ranah hukum.

"Kami mediasi dengan memanggil masing-masing pasangan kedua belah pihak. Dari hasil kesepakatan, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan secara kekeluargaan dan saling memaafkan," imbuhnya. (tos) Editor : Ali Mustofa
#esek-esek #berakhir kekeluargaan #grobogan #pt pungkook grobogan #aksi tak sesonoh #kasus penggerebekan #kasus mesum karyawan pt pungkook grobogan