Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Istri Habib Lutfhi Ikuti Kirab Kebangsaan di Tawangharjo Grobogan, Begini Keseruannya

Abdul Rokhim • Jumat, 10 Februari 2023 | 21:16 WIB
HORMAT: Syarifah Salma bin Hasyim bin Yahya (perempuan tengah) mengikuti acara kirab dengan naik kereta kuda. (EKO SANTOSO/RADAR KUDUS)
HORMAT: Syarifah Salma bin Hasyim bin Yahya (perempuan tengah) mengikuti acara kirab dengan naik kereta kuda. (EKO SANTOSO/RADAR KUDUS)
GROBOGAN - Kirab Pemuda dalam Kebangsaan digelar dengan mengarak bendera merah putih sepanjang 165 meter. Istri Habib Lutfhi, Syarifah Salma bin Hasyim bin Yahya ikut acara itu. Dimulai dari Makam Ki Ageng Selo menuju Pondok Pesantren Darul Kailani yang diasuh Abah Choeroni.

Baca juga : Mengacu UU Ciptakerja, Polres Grobogan Selidiki Tak Dibayarnya Upah Lembur Karyawan PT Sai Apparel Groboban

Acara dimulai sejak pukul 14.00. Bermula dari arak-arakan kereta kuda yang dinaiki perwakilan dari keraton Surakarta dan Istri Habib Lutfhi, Syarifah Salma bin Hasyim bin Yahya. Dari Makam Ki Ageng Selo mereka menuju Pondok Darul Kailani.

Di tengah jalan, iringan kereta itu ditambah dengan pasukan drum band. Truk pemuat gunungan hasil tani. Dan pasukan dari berbagai perguruan silat yang membawa bendera raksasa. Ditambah dengan seribu pemuda pembawa bendera merah putih yang kecil dengan memakai tongkat.

Para rombongan itu sampai di pondok sekitar pukul 16.00. Acara kemudian dilanjutkan dengan atraksi-atraksi dari drum band. Para pendekar pencak silat. Lantas disambung dengan orasi kebudayaan dari Pengasuh Ponpes Darul Kailani, Choeroni. Dan diakhiri dengan rebutan gunungan hasil tani.

Pengasuh Ponpes Darul Kailani Choeroni menyebut kirab memiliki beberapa makna. Pertama untuk menyambut hari jadi ke-297 Grobogan. Yang jatuh pada 4 Maret nanti. Selain itu juga untuk menunjukkan bahwa pemuda di Grobogan memegang teguh NKRI.

"Kirab bendera merah putih untuk menunjukkan harkat dan martabat negara ini. Karena memang sudah diperjuangkan sejak dahulu," imbuhnya.

Pesan lainnnya menurutnya penting bagi generasi muda untuk menghargai apa yang telah diperjuangkan pendahulu. Yang diwujudkan dengan mengarak bendera merah putih raksasa itu.

"Kalau gunungan ini bukti bahwa tuhan telah memberikan rahmatnya sehingga. Melalui para petani dan orang tua kita menghasilkan bahan makanan yang bisa menghidupi," paparnya.

Ia pun berharap acara seremonial seperti itu menjadi penggugah bagi generasi muda untuk terus berkarya dan menjaga persatuan bangsa, sebagaimana yang telah diwariskan para pendiri. (tos/zen) Editor : Abdul Rokhim
#Tawangharjo #grobogan #Syarifah Salma bin Hasyim bin Yahya #habib luthfi pekalongan #istri habib luthfi #Habib Luthfi bin Yahya #Syarifah Salma bin Hasyim #habib luthfi