Baca Juga : Tebing Sungai Lusi Grobogan Tergerus Banjir, Rumah Warga Terancam Roboh
Lokasi rumah tersebut berada di Desa Bangsri dan Desa Asemrudung. Tak hanya itu, banjir juga turut merusak belasan rumah lainnya.
Dari laporan BPBD, total ada sembilan rumah yang roboh. Enam rumah berada di Desa Bangsri. Yakni tiga rumah di RT 3/RW 7 Dusun Drojo lalu di satu rumah RT 5/RW 2 Dusun Bangsri. Kemudian dua rumah di RT 6-7/RW 1 Dusun Getas Geneng.
Sementara, di Desa Asemrudung ada tiga rumah yang ikut roboh terseret banjir bandang. Tepatnya di RT 6/RW 1 Dusun Karang .
Bahkan, banjir juga mengakibatkan perabotan rumah hingga hewan ternak juga ikut terbawa arus derasnya arus.
Kepala Desa Asemrudung, Wita menyebut banjir bandang tersebut terjadi karena adanya pendangkalan sungai. Sehingga, tak kuat menampung air hujan. Ia pun berharap ada revitalisasi sungai dari pemerintah daerah maupun pusat.
"Yang hanyut ada tiga rumah. Ditambah yang rusak-rusak total ada 10 di Desa Asemrudung," jelasnya.
Lebih lanjut, Wita menuturkan, saat ini warga tengah bergotong royong untuk memperbaiki rumah dengan sisa sisa puing yang ada.
Selain itu, warga kini juga memerlukan bantuan material rumah terutama bagi yang rumahnya yang hanyut terseret arus.
"Perabotan rumah tangga juga ikut hanyut terbawa arus. Airnya deras sekali kala itu," katanya. (tos/khim) Editor : Abdul Rokhim