”Adanya fasilitas kesehatan baru ini diharapkan, masyarakat semakin mudah mendapatkan pelayanan fasilitas kesehatan yang berkualitas dan memuaskan,” kata Bupati Sri Sumarni usai meresmikan gedung Dian-nostik Center, ruang rawat inap dan ruang rawat jalan.
Bupati memahami, bahwa masyarakat kabupaten Grobogan masih membutuhkan kualitas layanan kesehatan, baik layanan kesehatan dasar maupun layanan kesehatan lanjutan. Pemerintah Kabupaten Grobogan sendiri, terus berupaya membangun berbagai fasilitas kesehatan yang semakin mendekat kepada masyarakat. Yaitu untuk memenuhi kebutuhan layanan kesehatan dasarnya, baik melalui peningkatan status Puskesmas dan pembangunan rumah sakit di wilayah timur yakni RSUD Ki Ageng Selo Wirosari dan rumah Sakit Bagian Barat RSUD Ki Ageng Getas Pendowo Gubug.
”Termasuk pembangunan gedung baru pada rumah sakit Panti Rahayu Yakkum Purwodadi, tentunya akan sangat membantu Pemerintah Kabupaten Grobogan untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin baik kepada masyarakat,” ujarnya.
Berdasarkan hal itu, pemerintah daerah berharap terdapat kerjasama sinergis diantara para penyedia jasa layanan kesehatan, baik pemerintah maupun swasta. Salah satunya dengan arus berupaya, masyarakat terutama masyarakat miskin menjadi fokus utama perhatian kita untuk mewujudkan tanggung jawab bersama selaku penyedia jasa layanan publik.
”Terlebih saat ini, kita telah memasuki era pelayanan kesehatan berbasis asuransi kesehatan, sebagaimana diamanahkan oleh undang-undang nomor 40 tahun 2004 tentang sistem jaminan sosial nasional,” terang dia.
Bupati berpesan kepada para petugas rumah sakit, baik dokter, perawat maupun tenaga kesehatan, agar terus termotivasi dan bersemangat dalam menjalankan tugasnya. Yakni memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan sikap yang ramah, tulus dan ikhlas. ”Di tengah kondisi pandemi Covid 19 yang belum menentu, saya juga sampaikan
kepada Jajaran Rumah Sakit Panti Rahayu Yakkum Purwodadi untuk selalu semangat dan tetap disiplin menjaga protokol kesehatan,” tandasnya.
Direktur RS Panti Rahayu Yakkum Purwodadi dr. Siswiyati M.Kes bersyukur pembangunan gedung Diag-nostik Center , ruang rawat inap dan ruang rawat jalan bisa selesai sebelum ada pandemi Covid-19 dan bisa berjalan lancer tepat waktu. Sehingga keberadaanya bisa membantu dalam pelayanan kesehatan bagi pasien Covid-19 dalam perawatan di rumah sakit.
”Pembangunan ini juga karena doa restu semua warga serta tokoh masyarakat dan tokoh agama. Gedung ini ada enam lantai. Terdiri dari uang IGD, ruang administrasi, radiologi, labolatorium, rawat inap dan rawat jalan,” ujarnya.
Sementara untuk fasilitas tempat tidur ada 36 bed. Terdiri dari 12 bed kelas I dan 24 bed kelas VIP. Gedung baru tersebut merupakan gedung ramah difabel dan inklusi sejak awal pembangunan. Sehingga fasilitas untuk difabel sudah terpenuhi. Pembangunanya dimulai 2019 dan selesai 2020 dengan waktu 10 bulan.
”Berdirinya gedung baru ini bisa semakin memotivasi kami untuk pelayanan kesehatan masyarakat Grobogan bisa ikut serta dalam mewujudkan Indonesia sehat dan mewujudkan kesehatan masyarakat bersama masyarakat Grobogan,” tandasnya. (mun/khim) Editor : Abdul Rokhim