RADAR KUDUS – Nama Dedi Mulyadi baru-baru ini semakin santer diperbincangkan karena kebijakannya yang berbeda dari gubernur lainnya.
Bahkan sejak menjadi Bupati Purwakarta, Dedi Mulyani juga memiliki program-program populer seperti membangunan taman seni, patung, hingga membuat aturan mengenakan pakaian adat sunda sebagai bentuk mencintai seni dan budaya lokal.
Polikus Jawa Barat ini akhirnya mencoba mencalonkan diri dalam Pilkada Jawa Barat 2024 sebagai Gubernur Jawa Barat didampingi Erwan Setiawan.
Siapa sebenarnya sosok Dedi Mulyadi? Berikut Biodata selengkapnya.
Profil Dedi Mulyadi
Dedi Mulyadi lahir di Subang, Kampung Sukadaya, Desa Sukasari, Jawa Barat. Dia lahir pada tanggal 11 April 1971.
Sejak kecil, Dedi sudah terbiasa mengolah sawah dan menggembala kambing milik orang tuanya.
Dia lahir dari seorang perempuan hebat bernama Karsiti, seorang aktivis Palang Merah Indonesia.
Sedangkan ayahnya bernama Sahlin Ahmad Suryana yang merupakan seorang pensiunan Tentara Prajurit Kader hingga usia 28 tahun.
Sejak SD hingga SMA, Dedi menempuh pendidikan di Kota Subang. Mula-mula bersekolah di SD Sukabakti pada tahun 1984, SMP Kalijadi pada tahun 1987, dan SMA Negeri 1 Purwodadi pada tahun 1990.
Usai lulus, Dedi akhirnya melanjutkan pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Purnwarman, Purwakarta pada tahun 1999.
Saat kuliah, dia aktif mengikuti organisasi kemahasiswaan. Terbukti Dedi pernah menjadi Senat Mahasiswa STH Purwkarta, Ketua Himpunan Mahasiswa Islam cabang Purwakarta, Wakil Ketua DPC Sekitar Pekerja Seluruh Indonesia, dan Sekretaris Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia.
Dedi memulai dunia politik saat dirinya bergabung ke partai Golkar pada 1999-2004.
Saat itu dia terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Purwakarta sebagai Ketua Komisi meski masa jabatannya belum selesai hingga akhir.
Pada tahun 2003, Dedi Mulyadi terpilih menjadi Wakil Bupati Purwakarta mendampingi Bupati Lily Hambali Hasan.
Lima tahun kemudian, pada tahun 2008, Dedi mencalonkan diri sebagai calon Bupati Purwakarta bersama Dudung B. Supardi calon sebagai wakil bupati di Pilakda 2008 dan dia terpilih menjadi Bupati Purwakarta.
Di bawah kemampuannya, Purwakarta mengalami berbagai perubahan signifikan, baik dalam bidang insfrastruktur, pendidikan, kebudayaan, mapun kesejahteraan sosial.
Pada Pilkada 2013, Dedi Mulyani kembali mencalonkan diri dan terpilih menjadi Bupati Purwakarta pada 2013-2019.
Dedi dipercaya oleh masyarakat Purwakarta menjabat sebagai bupati selama dua periode berturut-turut.
Dedi juga pernah menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat sejak tahun 2025 hingga 2020.
Sebelumnya dia menjadi Ketua DPD Golkar Purwakarta pada tahun 2004-2007.
Pada Pilkada Jawa Barat 2018, Dedi mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat mendampingi Dedi Mizwar, namun kalah dari pasangan Ridwal Kmail dan UU Rizhanul.
Dedi kemudian terpilih menjadi anggota DPR RI pada tahun 2019 hingga 2024 di Dapil Jabar VII dari partai Golkad sekaligus menduduki jabatan sebagai Wakil Ketua Komisi IV DPR RI.
Pada tahun 2023, Dedi memutuskan untuk mundur dari Partai Golkar sekaligus menjadi anggota DPR RI.
Dedi kemudian bergabung bersama Partai Gerindra. Tak lama kemudian, Dedi ikut Pemilu 2024 dan berhasil menjadi anggota DPR RI 2024-2029.
Tak cukup ditu, Dedi kembali maju di Pilkada Jawa Barat 2024 sebagai calon gubernur dan berhasil terpilih.
Karier Dedi Mulyadi
- Anggota DPRD Purwakarta pada 1999-2004
- Wakil Bupati Purwakarta 2003-2008
- Bupati Purwakarta 2008-2013
- Bupati Purwakarta 2013-2018
- Ketua DPD Partai Golkar Purwakarta 2004-2007
- Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat 2016-2020
- Anggota DPR RI 2019-2024
- Anggota DPR RI 2024-2029
- Gubernur Jawa Barat 2024-2029
Editor : Noor Syafaatul Udhma