Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Lebih Dekat dengan Ketua DPRD Jepara Agus Sutisna: Satu-satunya Anggota DPRD di Kota Ukir Bergelar Doktor

Moh. Nur Syahri Muharrom • Jumat, 18 Oktober 2024 | 00:06 WIB

 

PERHATIKAN AKADEMIK: Ketua DPRD Jepara Agus Sutisna saat memimpin rapat.
PERHATIKAN AKADEMIK: Ketua DPRD Jepara Agus Sutisna saat memimpin rapat.

Agus Sutisna resmi dilantik jadi ketua DPRD Jepara periode 2024/2029 kemarin.

Itu jadi pencapaian terbarunya sebagai politikus PPP yang telah terpilih menjadi anggota DPRD Jepara sejak 2014.

MOH. NUR SYAHRI MUHARROM, Jepara, Radar Kudus

Satu persatu para tamu yang datang di ruang rapat paripurna DPRD Jepara siang itu, menyalami Agus Sutisna dan para wakil ketua DPRD Jepara.

Mereka baru saja diambil sumpahnya untuk memimpin DPRD Jepara selama lima tahun ke depan.

Dalam susunan pimpinan tersebut, Agus Sutisna merupakan orang baru bersama Arizal Wahyu Hidayat.

Sebab, dua pimpinan lain merupakan sosok yang pada periode lalu sudah menjabat pimpinan DPRD Jepara juga, yaitu Junarso dan Pratikno.

Sebelum menduduki jabatan tertinggi di DPRD Jepara, Agus yang merupakan kader PPP meniti karir politik dari bawah.

Mulai sebagai anggota DPRD Jepara pada periode 2019/2024.

Ia yang terpilih lagi melalui partai berlambang Kakbah, sempat merasakan jabatan ketua Komisi A.

Dan akhirnya, pada periode ini ia terpilih sebagai ketua DPRD Jepara.

”Dalam berpolitik, saya mengandalkan kapasitas, kapabilitas, dan pengabdian kinerja,” ungkapnya.

Jauh sebelum itu, Agus Sutisna hanyalah seorang karyawan sebuah perusahaan di Semarang.

Dari pekerjaannya di Kota Atlas itu, membuatnya sering datang ke Jepara.

Agus sendiri merupakan seorang pendatang asal Bandung. Ia mulai menetap di Jepara sejak 2000 silam. Ia pun mempersunting warga asli Kota Ukir.

”Saya nyaman di Jepara. Salah satunya karena budaya gotong royongnya kuat,” ungkapnya.

Karir politik Agus sejatinya baru mulai sekitar 2011 lalu. Saat itu, ia diajak kakak iparnya untuk mengikuti salah satu acara PPP Jepara.

Dari acara tersebut, ia berkenalan dengan tokoh-tokoh PPP di Jepara.

Lambat laun, ia makin akrab dengan para tokoh tersebut. Bahkan, turut mendorongnya untuk terjun ke dunia politik.

Saat itulah, ia beranikan maju dalam Pemilu 2014. Dia pun langsung terpilih menjadi anggota dewan.

Sementara itu, sebelum ditetapkan menjadi ketua DPRD Jepara definitif 2024/2029, Agus Sutisna sempat menjabat sebagai ketua sementara.

Selama memegang jabatan itu, ada beberapa kebijakan baru yang ia terapkan.

Hal itu menurutnya, untuk merubah kebiasaan lama menjadi lebih baik. Salah satunya soal budaya tepat waktu.

”Saya biasakan tiap ada rapat paripurna atau rapat DPRD yang lainnya, saya datang lebih dahulu,” katanya.

Selain datang lebih dulu, ia langsung menuju ruang rapat. Dengan begitu, menurutnya para anggota DPRD yang lain atau tamu undangan jadi segan. Jadi, akan langsung datang pula ke ruang rapat.

”Itu bisa memangkas waktu yang biasa molor. Memang perlu konsisten,” ungkap Agus Sutisna.

Selain soal waktu, Agus juga peduli dengan pendidikan. Terbukti, ia kini jadi satu-satunya anggota DPRD Jepara dengan gelar doktor.

Gelar tersebut, diraihnya pada 2020 lalu di bidang hukum. Sejak strata pertama (S-1), ia memang menekuni jurusan hukum. ”

Dengan ini, (gelar doktor, Red) menunjukkan orang politik juga peduli pendidikan dan jenjang akademik,” kelakar Agus.

Di sisi lain, bicara soal pendidikan tersebut, mengingatkannya pada sebuah petuah yang pernah dia terima saat masih menjadi karyawan.

”Tuntutlah ilmu sebanyak-banyaknya. Ilmu pengetahuan bisa membuat kita bisa hidup di manapun dengan percaya diri. Dan ini, melebihi ekspektasi saya. Bisa sampai di sini (ketua DPRD Jepara, Red). Diterima masyarakat Jepara,” tandas Agus. (*/lin)

Editor : Ali Mustofa
#jepara #Doktor #Agus Sutisna #dprd #politik #rapat paripurna