Iqbal Farel AS, asal Kelurahan Pengkol, Kecamatan Jepara bersama Cinta Aurelia, asal Sendang, Kalinyamatan baru saja dikukuhkan jadi Duta Genre Jepara 2024.
Pasangan remaja ini merasa jengah dengan kasus narkoba dan pelecehan seksual yang marak.
MOH. NUR SYAHRI MUHARROM, Jepara, Radar Kudus
Raut bahagia tampak terpancar pada wajah dua pemuda sore itu.
Bibir tersenyum dengan mata berkaca-kaca, tampak tergambar di raut muka keduanya setelah memastikan diri sebagai Juara pertama pemilihan Duta Genre Kabupaten Jepara 2024 kemarin (20/7).
Masing-masing adalah Iqbal Farel AS, pemuda asal Kelurahan Pengkol, Kecamatan Jepara dengan Cinta Aureli, pemuda asal Sendang, Kecamatan Kalinyamatan.
Keduanya, mampun menyisihkan 90 pendaftar pemilihan Duta Genre 2024.
Dan saat babak Grand Final yang diselenggarakan di Hotel Ono Joglo Bandengan, keduanya berhasil mengalahkan 28 peserta lainnya yang lolos babak final tersebut.
Dalam babak grand final ini, baik Iqbal maupun Cinta menyajikan beragam paparan dengan tekad utama menyelamatkan generasi muda di Jepara agar terhindar dari masa depan yang suram.
Di sisi lain, baik Iqbal maupun Cinta memiliki program yang diunggulkan.
Setelah dikukuhkan jadi Duta Genre, Cinta bertekad bisa menjalankan program yang ia beri nama Berteman.
”Bersih, Tertib, Aman. Nantinya dapat menciptakan generasi berencana yang bersih dari bersih dari Napza, tertib saat menikah, dan aman saat bergaul,” ungkap Cinta.
Sementara bagi Iqbal, program yang ingin ia garap bernama Gendang Telinga.
”Itu kepanjangan dari Gerakan Edukasi Nasional dengan Genre untuk Tumbuh Kembang Literasi dan Inovasi Anak. Saya menitik beratkan pada literasi karena banyak remaja di Jepara maupun Indonesia yang minim literasi,” ujar Iqbal menimpali.
Perjalanannya untuk bisa ditetapkan jadi Duta Genre tahun ini itu bagi mereka tak mudah.
Untuk Iqbal, sebelumnya ia pernah mencoba peruntungan dengan mengikuti pemilihan Duta Anti Narkoba pada tahun 2023 lalu.
Hanya saja, saat itu pemuda kelahiran Jepara, 2 April 2006 itu hanya mampu masuk dalam salah satu nominasi saja. Tidak sampai keluar sebagai juara.
Sementara bagi Cinta, itu adalah ajang pemilihan duta pertama kali yang diikutinya.
Keputusan mereka untuk ikut dalam ajang pemilihan Duta Genre ini didasari tekad dan niatan agar bisa memberi perubahan terhadap kota mereka lahir agar lebih baik.
Pasalnya, mereka mengaku jengah dengan kondisi di Jepara dalam beberapa hal terutama soal kasus pelecahan seksual dan kasus narkoba.
Mereka bertekad setelah ini bisa memberikan sumbangsih untuk bisa menurunkan kasus-kasus tersebut dengan aktif memberikan sosialisasi dan pendampingan.
Paling tidak, dimulai dari lingkungan terdekatnya. (*/him)
Editor : Ali Mustofa