Berulang kali mengharumkan nama Kabupaten Blora dan Indonesia, siapa sangka ketertarikannya pada angkat besi berawal dari mimpi sederhana. Realistis. Ia ingin berprestasi, agar kelak mendapatkan pekerjaan yang layak.
EKO SANTOSO, Radar Kudus, Blora
TUBUHNYA atletis. Sebagai seorang perempuan tentu itu luar biasa. Otot lengannya terlihat kekar. Sebagian orang mungkin menganggapnya kurang anggun. Namun, itu hanya soal persepsi dan cara pandang. Baginya yang lebih berarti adalah kontribusi.
Ialah Siti Nafisatul Hariroh. Atlet angkat besi yang baru saja mengharumkan nama Kabupaten Blora setelah meraih emas di ajang Porprov Jateng 2023.
Baca Juga: Oknum Sekdes Bleboh Blora yang Digerebek Massa Diduga Ganggu Istri Orang Akhirnya Mengundurkan Diri
Baca Juga: Sebulan, Dua Petani di Blora Tewas Tersetrum Listrik Jebakan Tikus, Begini Kejadiannya
Ia juga telah membawa bendera Indonesia berkibar di kejuaraan angkat besi Asia 2022 di Bahrain. Satu emas dan dua perak ia gondol. Dan masih banyak lagi yang ia sumbangkan.
Anak dari pasangan Sarmidi dan Sulasmi ini mengatakan, ketertarikannya pada olahraga angkat besi lantaran dari arahan sang ayah, Sarmidi. Semua bermula saat dia masih SMP.
”Saat itu saya diajak jalan-jalan keliling Blora. Saat berkeliling itulah ayah memberikan wejangan. Sesuatu yang menurutnya realistis. Ayah berkata jika saya kelak ingin mudah mendapatkan pekerjaan, lebih baik menjadi atlet. Dari situlah saya mulai tertarik. Apalagi waktu itu tahu jika peraih medali emas di PON (pekan olahraga nasional) bisa menjadi pegawai negeri (PNS),” paparnya.
Baca Juga: Kasihan Sekali, Kakak Beradik di Blora Ini Tak Mau Sekolah dan Tinggal di Rumah Kumuh, Ini Alasannya
Baca Juga: Diduga Ganggu Istri Orang, Oknum Sekdes Bleboh Blora Digerebek Massa, Begini Kronologinya
Perlahan dia kemudian diajak melewati tempat latihan atlet angkat besi di Jalan Agil Kusumadya, Blora. Saat itulah ayahnya menawarkan Nafis untuk berlatih angkat besi.
”Saat itulah saya menyatakan tertarik dan mau latihan angkat besi. Pada 2014 itu, kemudian saya mulai aktif berlatih angkat besi di PABBSI (Persatuan Angkat Besi, Angkat Berat, dan Binaraga Seluruh Indonesia) Blora," jelasnya.
Untuk menunjang keinginan kuatnya itu, akhirnya ia rela pindah. Dari SMPN 5 Blora ke sekolah swasta di Semarang.
Baca Juga: Meriahkan Perayaan Kemerdekaan, Bupati Blora Kewalahan Hadapi Jajaran Kepala Dinas, Ini Gara-garanya!
Baca Juga: PARAH! Tak Hanya Bolos Kerja, Kades Nglebur Blora Ternyata Juga Bawa Kabur Uang Dana Desa, Ini Akibatnya!
Hal itu dilakukan agar ia bisa masuk Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) Semarang. Setelah lulus, ia juga melanjutkan studinya di Semarang. Tepatnya di SMA 11 Semarang pada 2019.
Dari situ, berkat ketekunan dan keuletannya, dua tahun kemudian ia berhasil masuk pemusatan latihan nasional (pelatnas). Bahkan, berkat moncernya kemampuannya itu, pada 2021 Nafis ikut kejuaraan dunia. Yakni di kejuaraan angkat besi Yunior di Uzbekistan.
”Tampil di event dunia itu saya canggung. Hasilnya hanya mampu menduduki rangking V," katanya.
Setelah ajang itu, ia kemudian mampu menorehkan prestasi gemilang. Di antaranya, medali perunggu SEA Games Vietnam 2021, tiga medali emas Islamic Solidarity Games 2022 di Turki, satu emas dan dua perak di kejuaraan angkat besi Asia 2022 di Bahrain, tiga medali perunggu kejuaraan angkat besi Asia di Korea Tiga, serta emas kejurnas angkat besi senior atau Pra-PON 2023 di Bandung. Baru-baru ini, dia menyabet medali emas Porprov Jateng 2023 di Blora.
”Dia bersyukur karena Pemkab Blora saat ini, sudah meningkatan kualitas atlet dengan memperhatikan atlet-atlet di Blora,” imbuhnya. (*/lin)
Editor : Ali Mustofa