MOH. NUR SYAHRI MUHARROM, Jepara, Radar Kudus
PARA siswa maju satu per satu ke panggung yang berada di Gedung Wanita Jepara kemarin kemarin. Mereka saling berpasangan untuk mewakili sekolahnya. Kemarin, memang digelar grand final pemilihan Duta Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) Kabupaten Jepara 2023. Ajang ini diikuti 72 SMA dan SMK se-Kabupaten Jepara. Rangkaian acaranya telah dimulai sejak Selasa (14/2) dan puncaknya kemarin.
Karena yang dipilih ketua OSIS, pesertanya pun para pengurus OSIS di masing-masing sekolah. Dalam puncak grand final tersebut, para peserta yang maju diminta untuk menjawab pertanyaan. Tentang apa yang dilakukan saat menjadi Duta OSIS Kabupaten Jepara. Terutama saat meyakinkan kepala sekolah agar mendukung program lima anti.
”Kebetulan SMAN 1 Jepara memiliki program gender equality, dissabelity, dan social inclusion. Itu berhubungan dengan lima anti,” jelas Kania Ekha Widya Rahayu, siswa SMAN 1 Jepara yang keluar sebagai juara I pemilihan Duta OSIS Kabupaten Jepara.
Lima anti yang dimaksud, meliputi antiintoleransi, anti-bulliying, antipernikahan dini, antinarkoba, dan antikorupsi.
Kania yang merupakan siswi kelas IX SMAN 1 Jepara ini, berpasangan dengan rekannya seangkatan, Darius Fikram Azzam. ”Akan kami kembangkan lagi program tersebut. Namanya Gelora Lima Anti,” sahut Azzam.
Untuk bisa sampai grand final, keduanya harus mempersiapkan beberapa hal. Mulai dari membuat video tentang branding sekolah, video tentang bakat yang dikuasai, juga video tentang lima anti. Setelah lolos, keduanya masih harus ikut karantina. Mereka dikarantina di sekolahnya pada Sabtu (18/2) dan Minggu (19/2) lalu. Baru kemudian tampil di hadapan penonton, peserta lain, dan juri.
Menjadi Duta OSIS merupakan capaian luar biasa bagi mereka. Mereka baru ikut organisasi intra sekolah ini, justru saat duduk di bangku SMA. Saat ini, Azzam menjabat sebagai ketua OSIS. Sedangkan Kania sebagai sekretaris Seksi Bidang 3. ”Sangat menikmati (mengikuti pemilihan Duta OSIS). Mulai dari pengukuhan, karantina, grand final, hingga juara,” ungkap Kania.
Dengan menyabet gelar Duta OSIS Kabupaten Jepara 2023, baik Kania dan Azzam merasa bangga. Sebab, ajang pemilihan ini baru kali pertama digelar di Jepara. Bahkan di tingkat Jawa Tengah maupun nasional. Event serupa belum pernah diselenggarakan.
Mereka saat ini mengemban amanah agar bisa lebih intens menyosialisasikan lima anti ke rekan-rekannya di sekolah. Agar antiintoleransi, anti-bulliying, antipernikahan dini, antinarkoba, dan antikorupsi tidak dialami rekan-rekannya. (*/lin) Editor : Ali Mustofa