Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Strategi Promosi Kreatif Aldi Taher, Lagu “Aldis Burger” Bikin Usaha Kuliner Ikut Viral

Mahendra Aditya Restiawan • 2026-03-12 17:51:19

Dari Lagu Viral ke Bisnis Kuliner: Cara Tak Biasa Aldi Taher Kenalkan Aldi’s Burger
Dari Lagu Viral ke Bisnis Kuliner: Cara Tak Biasa Aldi Taher Kenalkan Aldi’s Burger

 

RADAR KUDUS - Fenomena promosi unik kembali muncul di media sosial Indonesia.

Kali ini datang dari figur publik yang dikenal sering membuat gebrakan tak biasa, yakni Aldi Taher.

Aktor sekaligus penyanyi tersebut kembali menarik perhatian publik setelah mempromosikan bisnis kulinernya, Aldis Burger, dengan cara yang tidak lazim.

Alih-alih menggunakan iklan konvensional atau kampanye digital yang formal, Aldi memilih pendekatan yang lebih santai dan penuh humor.

Ia aktif meninggalkan komentar promosi di berbagai unggahan artis di media sosial, terutama di platform Threads.

Strategi yang dianggap “nyeleneh” ini justru membuat banyak warganet penasaran dan akhirnya mencari tahu tentang produk yang ia tawarkan.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa di era digital, promosi kreatif yang memicu percakapan publik sering kali lebih efektif dibandingkan metode pemasaran biasa.

Baca Juga: Rencana Nikah Kandas, Hariyo Ardhito Akui Diselingkuhi Cindy Rizap Setelah 7 Tahun Pacaran

Promosi Unik Lewat Komentar Media Sosial

Beberapa waktu terakhir, pengguna media sosial menemukan komentar yang sama dari akun Aldi Taher di berbagai unggahan selebritas. Komentar tersebut berisi kalimat promosi sederhana tentang burger miliknya.

Kalimat yang sering ia tulis kurang lebih berbunyi bahwa burger yang dijual di kawasan Cempaka Putih memiliki roti lembut dan daging yang “juicy”. Ia juga menyebut nama beberapa artis Indonesia dalam kalimat tersebut.

Cara promosi seperti ini memicu reaksi beragam dari warganet. Sebagian menganggapnya lucu dan kreatif, sementara yang lain merasa heran dengan strategi pemasaran yang tidak biasa tersebut. Namun satu hal yang tidak bisa dipungkiri: metode itu berhasil menarik perhatian.

Dalam dunia pemasaran digital, strategi semacam ini sering disebut sebagai conversation marketing—menciptakan percakapan di ruang publik agar produk lebih mudah dikenal.

Lagu “Aldis Burger” Jadi Gimik Promosi

Tidak berhenti pada komentar di media sosial, Aldi Taher juga membuat langkah promosi lain yang cukup mencuri perhatian. Ia menciptakan lagu khusus untuk memperkenalkan bisnis kulinernya.

Lagu tersebut berjudul “Aldis Burger”. Video lagu ini pertama kali diunggah melalui akun TikTok pribadinya, TikTok, dan langsung menarik perhatian pengguna internet.

Dalam video tersebut, Aldi tampak menyanyikan lagu bersama anak-anaknya. Liriknya sederhana dan berulang, dengan pesan utama mengajak orang untuk mencoba burger yang dijualnya.

Strategi promosi melalui musik sebenarnya bukan hal baru. Namun yang membuatnya menarik adalah gaya khas Aldi Taher yang sering menulis lirik spontan, jenaka, dan kadang absurd.

Baca Juga: Olivia Nathania Putri Nia Daniaty Tolak Bayar Rp8,1 Miliar, Cuma Mau di Angka Rp600 Juta pada Sengketa Ganti Rugi Kasus CPNS Bodong

Menyebut Nama Artis dalam Lirik Lagu

Salah satu bagian yang membuat lagu ini ramai diperbincangkan adalah penyebutan nama sejumlah musisi Indonesia dalam liriknya.

Beberapa nama yang disebut antara lain:

Namun penyebutan nama-nama tersebut tidak memiliki hubungan langsung dengan mereka. Diduga hal itu hanya digunakan sebagai gimik agar lirik lagu terdengar unik dan mudah diingat.

Salah satu permainan kata yang menarik adalah penggunaan istilah “juicy” yang dipelesetkan menjadi Juicy Luicy, nama band pop Indonesia. Permainan kata semacam ini membuat lirik lagu terasa ringan dan mudah viral di media sosial.

Strategi Viral yang Pernah Dilakukan Sebelumnya

Bagi pengikut lama Aldi Taher, strategi semacam ini bukan hal baru. Ia dikenal sering membuat lagu yang menyebut nama tokoh publik.

Salah satu lagu yang sempat viral sebelumnya adalah “Nissa Sabyan I Love You So Much”, yang beredar luas di media sosial beberapa tahun lalu.

Melalui berbagai lagu tersebut, Aldi membangun citra sebagai figur publik yang spontan dan penuh humor. Gaya inilah yang membuat setiap unggahannya sering memicu diskusi warganet.

Bisnis Kuliner yang Ikut Terdongkrak

Di balik kehebohan media sosial tersebut, ada tujuan utama yang ingin dicapai: memperkenalkan bisnis kuliner yang sedang ia jalankan.

Gerai Aldi’s Burger diketahui berada di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Setelah promosi viral di media sosial, banyak pengunjung datang karena penasaran dengan burger yang disebut-sebut dalam berbagai unggahan tersebut.

Fenomena ini menunjukkan bagaimana promosi digital yang kreatif dapat memberikan dampak langsung terhadap bisnis, terutama usaha kuliner yang sangat bergantung pada perhatian publik.

Dalam beberapa kasus, viralitas di media sosial bahkan mampu meningkatkan jumlah pelanggan secara signifikan dalam waktu singkat.

Fenomena Personal Branding dalam Bisnis

Apa yang dilakukan Aldi Taher sebenarnya mencerminkan tren yang semakin berkembang dalam dunia bisnis modern: personal branding sebagai strategi pemasaran.

Banyak figur publik memanfaatkan popularitas mereka untuk mempromosikan usaha pribadi. Dengan basis penggemar yang sudah ada, proses pemasaran menjadi lebih mudah.

Namun keberhasilan strategi ini sering kali bergantung pada kreativitas dalam berkomunikasi dengan audiens.

Aldi Taher memilih pendekatan humor dan spontanitas. Pendekatan ini mungkin terlihat sederhana, tetapi efektif untuk menciptakan viralitas di media sosial.

Ketika Humor Menjadi Strategi Marketing

Di era media sosial, konten yang ringan dan menghibur sering kali lebih cepat menyebar dibandingkan pesan promosi yang serius.

Hal ini karena algoritma platform digital cenderung mendorong konten yang banyak mendapat interaksi, seperti komentar, suka, dan dibagikan.

Dengan membuat konten yang mengundang reaksi publik—baik tawa maupun keheranan—Aldi Taher secara tidak langsung meningkatkan visibilitas produk yang ia promosikan.

Dalam perspektif pemasaran digital, pendekatan ini dapat disebut sebagai viral marketing berbasis humor.

Reaksi Warganet Beragam

Seperti halnya konten viral lainnya, respons publik terhadap aksi Aldi Taher pun beragam.

Sebagian pengguna internet menganggap langkah tersebut kreatif dan menghibur. Tidak sedikit pula yang memuji keberanian Aldi dalam mempromosikan bisnisnya secara berbeda.

Namun ada juga yang menilai strategi tersebut terlalu berlebihan.

Meski begitu, diskusi yang muncul justru membuat nama Aldi’s Burger semakin sering disebut di media sosial. Dalam dunia pemasaran, perhatian publik seperti ini merupakan aset yang sangat berharga.

Kreativitas Promosi di Era Media Sosial

Fenomena ini memperlihatkan perubahan cara pelaku usaha mempromosikan produk di era digital.

Jika dulu iklan televisi atau baliho menjadi media utama, kini media sosial menawarkan cara yang jauh lebih fleksibel dan kreatif.

Siapa pun bisa memanfaatkan platform digital untuk mempromosikan produk, selama mampu menciptakan konten yang menarik perhatian.

Aldi Taher mungkin memilih cara yang tidak biasa, tetapi strategi tersebut membuktikan satu hal penting: kreativitas sering kali menjadi kunci keberhasilan dalam pemasaran modern.

Editor : Mahendra Aditya
#Aldis Burger #aldi taher #Lagu Aldi Taher viral