Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wabup Blora Geram Temukan Sajian MBG Kurang Layak, Pengelola Diminta Benahi

A
Penulis: Ali Mustofa❯

SIDAK SPPG: Wakil Bupati Blora Sri Setyorini saat sidak ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kedungbecici di Desa Kutukan, Kecamatan Randublatung.
SIDAK SPPG: Wakil Bupati Blora Sri Setyorini saat sidak ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kedungbecici di Desa Kutukan, Kecamatan Randublatung.


Advertisement

BLORA – Wakil Bupati Blora Sri Setyorini melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kedungbecici yang berada di Desa Kutukan, Kecamatan Randublatung.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait kualitas sajian program Menu Bergizi Gratis (MBG) dari dapur pelayanan tersebut.

Belakangan ini, sejumlah warga menyampaikan keluhan mengenai menu MBG yang dinilai kurang layak dikonsumsi.

Menyikapi laporan tersebut, Wakil Bupati langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan secara langsung.

“Siang ini kami menindaklanjuti laporan dari masyarakat. Ada aduan terkait sajian menu MBG di wilayah SPPG Kedungbecici, Desa Kutukan, Randublatung, yang pada bulan Ramadhan ini dinilai kurang layak,” ujar Sri Setyorini saat melakukan peninjauan di lokasi.

Advertisement

Dalam sidak tersebut, Sri Setyorini meminta pihak pengelola segera melakukan pembenahan terhadap kualitas makanan yang disajikan kepada para penerima manfaat, khususnya para siswa yang menjadi sasaran program tersebut.

Ia juga menekankan pentingnya penggunaan bahan baku dari wilayah sekitar agar sekaligus dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

“Kami sudah menyampaikan kepada penanggung jawab SPPG agar segera memperbaiki kualitas sajian MBG yang diberikan. Ke depan, bahan pokok diharapkan diambil atau dibeli dari wilayah sekitar sehingga bisa memberdayakan UMKM setempat atau berbelanja di pasar-pasar terdekat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sri Setyorini menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus memantau kinerja SPPG Kedungbecici untuk memastikan adanya perbaikan pelayanan.

“Ke depan kami akan terus memonitor kinerja SPPG ini, apakah benar-benar ada perubahan dan peningkatan kualitas. Jika tidak ada perbaikan seperti yang diharapkan, maka hal ini akan kami laporkan kepada BGN,” lanjutnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan tim dapur agar lebih memperhatikan standar kebersihan serta kelayakan makanan yang disajikan.

“Saya berpesan kepada tim dapur agar lebih teliti. Jangan sampai ada ulat, makanan basi, atau sajian yang tidak layak diberikan kepada anak-anak sekolah,” pesannya.

Pada kesempatan tersebut, pihak pengelola SPPG Kedungbecici juga diminta membuat surat pernyataan kesanggupan untuk meningkatkan pelayanan dan memperbaiki kualitas menu MBG.

Penandatanganan surat tersebut disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Blora, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), serta Camat Randublatung.

Adapun pihak yang menandatangani surat pernyataan tersebut yakni Kepala SPPG Kedungbecici M. Afif, Akuntan Ahmad Nafiruddin, serta Ahli Gizi Lambang Aryanto.

Melalui surat tersebut, pengelola menyatakan komitmennya untuk meningkatkan mutu serta kualitas sajian MBG agar lebih layak dan memenuhi standar bagi para penerima manfaat. (rif)

Advertisement

Artikel Terkait

MBG Prasmanan Diuji Coba di Grobogan, TK di Tambirejo jadi Pilot Project

MBG Prasmanan Diuji Coba di Grobogan, TK di Tambirejo jadi Pilot Project

GROBOGAN – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Grobogan mulai diuji coba dengan sistem prasmanan.  Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Grobogan Toroh Krangganharjo 2, Adi Kuncoro, menga

13 Siswa Diduga Keracunan Menu MBG, SPPG Desa Tutup Blora Kena Sanksi Penghentian

13 Siswa Diduga Keracunan Menu MBG, SPPG Desa Tutup Blora Kena Sanksi Penghentian

Operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Tutup, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, kembali dihentikan sementara

Insentif Dapur MBG Berubah Jadi 2000 per Porsi Mulai 5 Oktober 2026 Sesuai Keputusan BGN Terbaru

Insentif Dapur MBG Berubah Jadi 2000 per Porsi Mulai 5 Oktober 2026 Sesuai Keputusan BGN Terbaru

Badan Gizi Nasional (BGN) resmi mengubah skema insentif operasional bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer