Lirik dan Makna Terjemahan Lagu KAJAWI - MENTERI DURMAGATI | Sengkuni nagih janji

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 16:12 WIB
KAJAWI - MENTERI DURMAGATI
KAJAWI - MENTERI DURMAGATI

RADAR KUDUS - “MENTERI DURMAGATI” merupakan lagu ke-17 KAJAWI yang menjadi bagian dari mini album SOULITIKA. Lagu ini menghadirkan gambaran imajinatif mengenai praktik di balik proyek-proyek pemerintahan Hastinapura.

Dalam kisah tersebut, Durmagati digambarkan sebagai menteri negara yang menjadi salah satu pintu utama masuknya informasi mengenai berbagai proyek di wilayah Hastina.

Sementara itu, Sengkuni sebagai salah satu tokoh yang memiliki pengaruh besar memainkan peran dalam menentukan keluar-masuknya proyek. Dari relasi keduanya kemudian muncul transaksi yang lebih mengutamakan kepentingan pribadi dibandingkan kualitas dan manfaat proyek bagi masyarakat, sebagai gambaran praktik korupsi.

Melalui “Menteri Durmagati”, KAJAWI juga mencoba memotret bagaimana kekuasaan dapat disalahgunakan ketika kepentingan pribadi dan kelompok lebih diutamakan daripada kepentingan publik.

Padahal, kekuasaan semestinya dijalankan dengan menjunjung nilai kemanusiaan yang adil dan beradab, bukan sekadar menjadi sarana mengejar keuntungan maupun gaya hidup.

Sentuhan guyonan politik modern dalam lagu ini menjadi upaya KAJAWI menyegarkan tema pewayangan agar lebih dekat dengan realitas masa kini, tanpa dimaksudkan sebagai sindiran kepada pihak tertentu. Pesan yang ingin ditegaskan tetap sederhana: katakan tidak pada korupsi.

Berikut ini Lirik Lagunya: 

Durmagati apel isuk
Disambut abdi mantuk-mantuk
Sirah nggliyeng setengah mabuk
Pidatone rodok umuk
Kita ini pejabat, maka harus amanat
Berjuang demi rakyat, ayo semangat!
(ayo semangat)
Tunjukkan kita kuat
Punya hati ada niat
Ada tekad tahu bulat. Ayo berbuat
(kabeh gawe ragat)

Sengkuni paring warta
Dana buto proyek negara
Kabeh kudu iso nanging ojo sembrono
Ola saitik penting ora ketoro
Iki proyek gedhi
Nanging ojo nganti lali
Turahane dikantongi, paman dibagehi
(Sengkuni nagih janji, yen gagal dikeplaki)
Meeting bengi-bengi
Poro-poro mabuk whiski
Bancakan ingkung sing gedi
Semuanya hepi
(karo gadis seksi si Limbuk Angelasari)

Durmagati dadi menteri
Noto proyek nggo pribadi
Penting dadi kudu bathi
(tuku ferarri)
LSM e disangoni
Anggaran kudu setiti
Mlebu kantong metu mburi
(iki sing digoleki)
Infrastruktur sokor dadi
Kualitas ra peduli
Penting rakyat ora ngerti
(harap dimaklumi)
Pencitraan nomer siji
Aktif medsos pasang aksi
Macak melas wani rugi
(yo mes no ti ti)

Durmagati pasang kata motivasi
Dadi aparat kudu iso migunani

Intro

Durmogati sidak proyek
Ngakep cerutu, nggandeng cewek
Parfum wangi mambu kelek
Konten sibuk kudu enek
Nyekel cetok noto boto
Etok-etok macak iso
Katon prigel ning ra ceto, ora rumongso
(elek rapopo)
Dulur kabeh penting oleh
Sanak kadang kudu madhang
Konco kentel dadi kandel, kabeh dicekel
(polisine cutel)

Proyek sampe iso holidey
Wus ra nggagas mutu bangunane
Dana separo mlebu kantonge
Kari ngatur gampang ngentekne
Yen dadi aparat opo maneh duwe pangkat
Kabeh-kabeh disikat, urip iku nikmat
(ah bodo amat)
Kembang tebu cokot asu
Yen ra mlebu dadi kuru
Sugih bondho awak lemu, ojo ditiru
(mung iso ngguyu)

Durmagati dadi menteri
Noto proyek nggo pribadi
Penting dadi kudu bathi
(tuku ferarri)
LSM e disangoni
Anggaran kudu setiti
Mlebu kantong metu mburi
(iki sing digoleki)
Infrastruktur sokor dadi
Kualitas ra peduli
Penting rakyat ora ngerti
(harap dimaklumi)
Pencitraan nomer siji
Aktif medsos pasang aksi
Macak melas wani rugi
(yo mes no ti ti)

Durmagati pasang kata motivasi
Dadi aparat kudu iso migunani

Berikut terjemahan ke bahasa Indonesia

Durmagati datang pagi-pagi,
Disambut para abdi yang mengangguk-angguk.
Kepala pusing, setengah mabuk,
Pidatonya agak sombong.
Kita ini pejabat, maka harus amanah,
Berjuang demi rakyat, ayo semangat!
(Ayo semangat!)
Tunjukkan kita kuat,
Punya hati dan punya niat,
Punya tekad yang bulat. Ayo berbuat!
(Semua pekerjaan butuh biaya.)

Sengkuni menyampaikan kabar,
Dana besar untuk proyek negara.
Semua harus bisa, tetapi jangan ceroboh,
Tidak perlu banyak, yang penting jangan sampai ketahuan.
Ini proyek besar,
Namun jangan sampai lupa,
Sisanya dikantongi, paman diberi bagian.
(Sengkuni menagih janji, kalau gagal bakal dipukul.)
Rapat dilakukan malam-malam,
Sedikit mabuk minum wiski,
Pesta makan ayam ingkung yang besar,
Semuanya bahagia,
(Bersama gadis seksi, si Limbuk Angelasari.)

Durmagati menjadi menteri,
Mengatur proyek untuk kepentingan pribadi.
Yang penting jadi, harus menghasilkan keuntungan,
(Beli Ferrari.)
LSM diberi uang,
Anggaran harus dihitung dengan cermat,
Masuk kantong, keluar lewat belakang,
(Inilah yang dicari.)
Infrastruktur yang penting jadi,
Kualitas tidak dipedulikan,
Yang penting rakyat tidak tahu,
(Harap dimaklumi.)
Pencitraan menjadi nomor satu,
Aktif di media sosial, memasang berbagai aksi,
Berpura-pura prihatin, berani mengaku rugi,
(Ya, seperti itu.)

Durmagati memasang kata-kata motivasi,
Menjadi aparat harus bisa memberi manfaat.

Intro

Durmagati melakukan inspeksi mendadak ke proyek,
Mengepulkan cerutu sambil menggandeng perempuan,
Parfumnya wangi, tetapi bau ketiak,
Sibuk membuat konten, harus selalu ada.
Memegang cetok dan menata batu,
Pura-pura terlihat bisa bekerja,
Tampak cekatan, tetapi sebenarnya tidak jelas dan tidak merasa bersalah,
(Buruk tidak masalah.)

Semua saudara penting untuk mendapatkan bagian,
Sanak keluarga harus ikut menikmati,
Teman dekat semakin diprioritaskan, semua dipegang,
(Polisinya pun dekat.)

Proyek bahkan bisa sampai menjadi sarana liburan,
Sudah tidak memikirkan lagi mutu bangunannya,
Separuh dana masuk ke kantong pribadi,
Sisanya tinggal diatur agar mudah dihabiskan.
Kalau menjadi aparat, apalagi memiliki jabatan,
Semuanya disikat, hidup memang terasa nikmat.
(Ah, masa bodoh.)

Kembang tebu, ambil anjing,
Kalau tidak ikut masuk, badan bisa kurus.
Kaya harta, badan gemuk, jangan ditiru,
(Hanya bisa tertawa.)

Durmagati menjadi menteri,
Mengatur proyek untuk kepentingan pribadi.
Yang penting jadi, harus menghasilkan keuntungan,
(Beli Ferrari.)
LSM diberi uang,
Anggaran harus dihitung dengan cermat,
Masuk kantong, keluar lewat belakang,
(Inilah yang dicari.)
Infrastruktur yang penting jadi,
Kualitas tidak dipedulikan,
Yang penting rakyat tidak tahu,
(Harap dimaklumi.)
Pencitraan menjadi nomor satu,
Aktif di media sosial, memasang berbagai aksi,
Berpura-pura prihatin, berani mengaku rugi,
(Ya, seperti itu.)

Durmagati memasang kata-kata motivasi,
Menjadi aparat harus bisa memberi manfaat.

Editor : Mahendra Aditya
MENTERI DURMAGATI lirik MENTERI DURMAGATI KAJAWI MENTERI DURMAGATI lagu kajawi MENTERI DURMAGATI. album SOULITIKA