RADAR KUDUS — Proses perceraian antara pasangan selebritas Ruben Onsu dan Sarwendah kini memasuki babak baru yang kian memanas.
Presenter kondang Ruben Onsu secara resmi melayangkan gugatan untuk merebut hak asuh anak-anaknya dari tangan sang mantan istri.
Langkah hukum ini diambil bukan karena terpengaruh oleh tekanan opini publik atau riuhnya komentar warganet di media sosial, melainkan didasari oleh keresahan mendalam seorang ayah terkait pola asuh anak-anaknya.
Melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, Ruben mengungkapkan bahwa dirinya merasa keberatan dengan keterlibatan anak-anak mereka dalam aktivitas komersial digital yang dinilai berlebihan.
Baca Juga: Cari Tempat Healing di Pati? Ini 7 Destinasi Wisata yang Wajib Masuk Daftar Liburan
Hal ini menjadi pemantik utama yang membulatkan tekad Ruben untuk mengambil alih hak perwalian anak secara penuh melalui jalur hukum.
"Upaya Ruben untuk mengambil hak asuh anak itu bukan dilandaskan karena semakin ramainya berita ini di media sosial. Klien kami bergerak murni demi masa depan dan perlindungan anak-anaknya," tegas Minola Sebayang saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (29/6/2026).
Menyaksikan Langsung Keterlibatan Anak dalam Siaran Jualan Daring
Minola Sebayang membeberkan bahwa alasan utama di balik sikap bersikukuh kliennya adalah maraknya intensitas anak-anak mereka yang dilibatkan dalam fitur siaran langsung (live streaming) di platform digital, seperti TikTok dan e-commerce, yang dikelola oleh Sarwendah.
Sebagai seorang ayah, Ruben Onsu mengaku memantau secara berkala perkembangan buah hatinya, termasuk jejak digital mereka.
"Ruben menyaksikan sendiri tayangan-tayangan itu. Dia melihat langsung bagaimana anak-anaknya hadir di dalam live tersebut," sambung Minola.
Menurut pihak Ruben, keterlibatan anak-anak dalam aktivitas komersial tersebut sudah mengarah pada indikasi eksploitasi anak di bawah umur untuk kepentingan bisnis, yang dikhawatirkan dapat mengganggu tumbuh kembang serta waktu belajar dan istirahat mereka.
Teguran Ruben Onsu yang Diabaikan oleh Sarwendah
Sebelum memutuskan untuk membawa persoalan hak asuh ini ke ranah meja hijau, Ruben Onsu dikabarkan telah melakukan upaya persuasif secara kekeluargaan.
Minola menjelaskan bahwa kliennya sudah pernah melayangkan teguran langsung kepada Sarwendah agar menghentikan pelibatan anak-anak dalam dunia kerja digital.
-
Poin Teguran: Ruben meminta dengan tegas agar anak-anak tidak dijadikan objek dalam siaran langsung komersial.
-
Keberatan Utama: Ruben sangat menyayangkan tindakan yang mengajak anak-anak ikut serta mempromosikan secara aktif produk-produk yang diperjualbelikan selama live berlangsung.
Namun, teguran dan komitmen yang diharapkan Ruben ternyata tidak membuahkan hasil. Sarwendah dinilai abai dan tetap konsisten melibatkan anak-anak mereka dalam rutinitas jualan daring tersebut.
Pemantapan Langkah Hukum demi Perlindungan Anak
Sikap Sarwendah yang tetap melanjutkan aktivitas pemanfaatan konten anak untuk promosi bisnis inilah yang akhirnya menjadi titik balik bagi presenter kawakan tersebut.
Baca Juga: Meski Pendapatan Lampaui Target, DPRD Kudus Ungkap Catatan Penting soal APBD 2025
Ruben menilai jalur litigasi (pengadilan) adalah satu-satunya cara terbaik untuk menyelamatkan hak-hak psikologis anak-anaknya.
"Fakta bahwa teguran tersebut diabaikan menjadi alasan kuat yang membuat Ruben makin mantap melakukan upaya hukum, agar hak asuh itu bisa diambil alih oleh dia sepenuhnya," pungkas Minola Sebayang.
Sidang perebutan hak asuh anak ini diprediksi akan berjalan alot, mengingat kedua belah pihak sama-sama memiliki argumen kuat terkait masa depan dan kesejahteraan anak-anak mereka di era digital yang serba terekspos ini. (*)