Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Awkarin Ajukan Penundaan Pemeriksaan Terkait Penipuan Hanania Travel

Anita Fitriani • Kamis, 18 Juni 2026 | 21:47 WIB
Awkarin minta tunda pemeriksaan soal kasus penipuan Hanania Travel (Foto: Instagram @narinkovilda)
Awkarin minta tunda pemeriksaan soal kasus penipuan Hanania Travel (Foto: Instagram @narinkovilda)

 

 

 

JAKARTA — Selebgram Karin Novilda yang dikenal dengan nama Awkarin meminta penjadwalan ulang pemeriksaan dirinya terkait kasus dugaan penipuan dalam perjalanan umrah oleh Hanania Travel.

Awkarin yang awalnya dijadwalkan untuk diperiksa pada 15 Juni 2026, meminta agar pemeriksaan itu dipindahkan ke hari Senin, 29 Juni 2026, hal ini seperti yang dinyatakan oleh Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, Kompol Andaru Rahutomo, pada Kamis, 18 Juni 2026.

Penjadwalan ulang ini adalah kelanjutan dari ketidakhadiran Awkarin dalam panggilan sebelumnya. Sebelumnya, Awkarin tidak hadir dalam panggilan penyidik Polda Metro Jaya pada Senin, 8 Juni 2026 tanpa memberikan alasan yang jelas, sehingga pihak kepolisian terpaksa melakukan penjadwalan ulang pemeriksaan.

Setelah sebelumnya mangkir, kini Awkarin menyerahkan permohonan penundaan dengan tanggal yang lebih pasti dibandingkan penundaan sebelumnya yang hanya mengindikasikan "akhir bulan" tanpa tanggal yang jelas.

Baca Juga: Polisi Periksa Paula Verhoeven terkait Kasus Penipuan Hanania Travel

Pemeriksaan yang dilakukan terhadap Awkarin bertujuan untuk menyelidiki promosi dan aliran dana yang terkait dengan endorsement dalam kasus Hanania Travel.

Polisi ingin mengungkap sejauh mana keterlibatan Awkarin dalam promosi umrah Hanania yang merugikan banyak jemaah. Bersama dengan influencer lainnya, Faisal Bagus Ibrahim yang dikenal sebagai Faisal Guyon Waton, Awkarin juga mengajukan penundaan pemeriksaan yang sebelumnya direncanakan pada 15 Juni 2026.

Kasus Hanania Travel adalah kasus penipuan umrah yang melibatkan 687 korban dengan total kerugian mencapai Rp 60 miliar. Pemimpin Hanania Group, Farhan, telah ditangkap, sementara penyidik terus menyelidiki aliran dana dan telah memanggil 70 saksi.

Baca Juga: Cut Meyriska dan Roger Danuarta Diperiksa Polisi Soal Kasus Penipuan Hanania Travel

Posko untuk pengaduan masih dibuka bagi korban yang ingin melaporkan, sehingga kemungkinan jumlah pelapor dapat meningkat.

Polda Metro Jaya mulai menerima laporan ketika calon jemaah mengklaim telah membayar biaya umrah namun belum diberangkatkan.

Dugaan penipuan ini menyebabkan laporan pidana mengenai penipuan, penggelapan, dan TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang) setelah usaha mediasi antara pihak travel dan jemaah tak membuahkan hasil.

Proses penyidikan kasus Hanania Travel masih berlanjut hingga sekarang, dengan rencana polisi untuk memeriksa ekstra saksi yang belum terdeteksi.

Baca Juga: Diperiksa sebagai Saksi, Selebgram Dara Arafah Kembalikan Uang Saku dari Hanania Travel ke Penyidik

Awkarin yang kini telah mengajukan penundaan diharapkan bisa memenuhi panggilan pemeriksaan pada 29 Juni 2026 seperti yang dijadwalkan oleh Polda Metro Jaya.  (*) 

Editor : Anita Fitriani
#hanania travel #Penipuan umroh #awkarin #karin novilda #Selebgram