Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Cetak Sejarah di Bali, Prilly Latuconsina Resmi Jadi Rescue Diver di Red Bull Cliff Diving World Series 2026

Ghina Nailal Husna • Senin, 25 Mei 2026 | 21:42 WIB
Prilly Latuconsina Resmi Jadi Rescue Diver di Red Bull Cliff Diving World Series 2026
Prilly Latuconsina Resmi Jadi Rescue Diver di Red Bull Cliff Diving World Series 2026

 

RADAR KUDUS — Aktris sekaligus figur publik multitalenta, Prilly Latuconsina, kembali menorehkan prestasi membanggakan yang sukses mencuri perhatian masyarakat luas.

Bukan di panggung seni peran, kali ini Prilly mengambil peran krusial dalam ajang olahraga ekstrem internasional, Red Bull Cliff Diving World Series Bali 2026.

Tidak tanggung-tanggung, ia dipercaya untuk menjadi bagian dari tim rescue diver (penyelam penyelamat) resmi dalam kompetisi dunia tersebut.

Baca Juga: Selamat! Erina Gudono Lulus S2 di University of Pennsylvania dengan GPA 4.00

Kabar membanggakan ini dibagikan langsung oleh Prilly melalui akun media sosial pribadinya. Unggahan tersebut langsung dibanjiri pujian dan apresiasi yang masif dari netizen serta rekan sesama selebritas.

 Banyak yang tidak menyangka bahwa hobi menyelam yang ditekuni Prilly dalam beberapa tahun terakhir kini telah membawanya ke level profesional berskala global.

Posisi rescue diver dalam kompetisi cliff diving tingkat dunia bukanlah peran sembarangan yang bisa diisi oleh sembarang orang. 

Mengingat para atlet melompat dari ketinggian puluhan meter dengan kecepatan tinggi, risiko cedera sangatlah besar. 

Tim penyelamat dituntut memiliki kesiapan fisik yang prima, ketenangan mental, serta kemampuan respons cepat jika terjadi keadaan darurat di dalam air.

Prilly mengungkapkan bahwa keterlibatannya dalam ajang ini membutuhkan perjuangan yang tidak mudah.

Ia harus melewati berbagai tahapan pelatihan yang menguras fisik, simulasi penyelamatan ekstrem, hingga pemenuhan sertifikasi khusus yang diakui secara internasional sebelum akhirnya dinyatakan layak oleh pihak penyelenggara.

Dedikasi ini menjadi bukti nyata bahwa kecintaan Prilly terhadap dunia diving bukanlah sekadar tren sesaat atau hobi yang dijalani setengah-setengah.

"Dari yang awalnya sekadar menyukai aktivitas menyelam dan keindahan bawah laut, kini saya berkesempatan untuk ikut ambil bagian langsung dalam menjaga keselamatan para atlet di salah satu kompetisi paling bergengsi di dunia," ungkap Prilly dalam unggahannya.

Ajang Red Bull Cliff Diving World Series Bali 2026 yang berlangsung pada 20–23 Mei 2026 ini menorehkan sejarah baru.

Kompetisi ini resmi menjadi seri pembuka untuk musim ke-17 sekaligus menandai pertama kalinya kejuaraan dunia terjun bebas dari tebing ini diselenggarakan di Indonesia. 

Baca Juga: Menolak Punah: Nestapa Pantai Kartika Sultra, Eks Ikon Wisata yang Kini Terancam Tambang

Pemilihan Bali sebagai lokasi pembuka semakin menegaskan daya tarik wisata olahraga (sport tourism) Indonesia di mata dunia.

Kehadiran Prilly Latuconsina sebagai salah satu rescue diver lokal di tengah-tengah tim profesional internasional tidak hanya memicu rasa bangga publik, tetapi juga menjadi representasi nyata bahwa anak muda Indonesia mampu bersaing dan terlibat aktif di panggung olahraga ekstrem internasional. 

Prestasi ini diharapkan dapat menginspirasi generasi muda lainnya untuk menekuni hobi mereka hingga mencapai standar profesional. (*)

Editor : Ghina Nailal Husna
#Red Bull Cliff Diving Bali 2026 #Rescue Diver #Kompetisi Cliff Diving Dunia #Prestasi Prilly Latuconsina #prilly latuconsina