Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Lirik "Rabun Jauh" Bernadya, Kisah Rindu di Tengah Lautan Penonton

Anita Fitriani • Rabu, 15 April 2026 | 07:21 WIB
Bernadya rilis lagu berjudul Rabun Jauh (Foto: Instagram @bernadyaribka)
Bernadya rilis lagu berjudul Rabun Jauh (Foto: Instagram @bernadyaribka)

 

 

RADAR KUDUS — Penyanyi muda Bernadya kembali menarik perhatian dengan single terbaru berjudul Rabun Jauh yang dirilis pada Senin, 13 April 2026.

Lagu ini mengusung nuansa balada emosional dan personal, menggambarkan rindu yang dalam lewat metafora rabun jauh dan penglihatan yang “buram” di tengah kerumunan penonton di konser. 

Rabun Jauh merupakan single kedua Bernadya di tahun 2026, menyusul kesuksesan Kita Buat Menyenangkan yang sempat viral di awal 2026.

Lagu ini ditulis oleh Bernadya bersama Rendy Pandugo dan Mohammed Kamga, dengan aransemen yang mengusung balada pop bernuansa intim dan introspektif. 

Lagu ini mengisahkan seorang penyanyi di atas panggung yang secara fisik memiliki penglihatan rabun jauh, namun malah bersyukur karena kondisi tersebut sedikit mengurangi demam panggung.

Baca Juga: Bernadya Rilis “Rabun Jauh”, Lagu tentang Harapan yang Tidak Pernah Benar‑Benar Pudar

Namun, ketika tampil di kota tertentu, kemungkinan kota yang identik dengan seseorang yang ia rindukan, ia sengaja memakai kacamata dan mempertajam pandangan untuk berharap menemukan sosok spesial itu di tengah lautan penonton.

Tema utama Rabun Jauh adalah rindu dan harapan bertemu orang yang spesial dalam jarak yang tak lagi dekat.

Liriknya menggambarkan konflik batin, di satu sisi, ia menikmati kebiasaan bernyanyi tanpa kacamata, namun di sisi lain, ia sengaja “memperjelas” penglihatan demi kemungkinan kecil bertemu sosok yang lama dinanti. 

Dalam beberapa wawancara dan liputan media, lagu ini disebut sebagai karya yang sangat personal, jujur, dan relatable karena banyak orang pernah merasakan rindu yang tak bisa terungkap, atau menunggu seseorang yang tak pernah datang.

Nuansa balada dan vokal Bernadya membuat lagu ini cocok sebagai soundtrack kerinduan dan nostalgia.

Baca Juga: Bernadya Tampil Bondol, Gaya Rambut Barunya Jadi Sorotan Warganet

 

Lirik lagu Rabun Jauh – Bernadya

Berikut lirik lengkap Rabun Jauh sesuai versi resmi video lirik yang dirilis di kanal YouTube Bernadya (13 April 2026).

Rabun jauh, dari dulu  

Tapi tak pernah mengganggu  

Malah itu yang kubutuh  

Sedikit kurangi demam panggung  

 

Namun khusus, kota itu  

Kupakai kacamataku  

Sambil terus bersenandung  

Terus mencari dari jauh  

 

Berharap kau ada berdiri di situ  

Di salah satu panggungku di kotamu  

 

Chorus  

Berharap kau ada di antara lautan manusia  

Masih dengan tatapanmu yang sama  

Kan tetap kukenali dengan mudah  

Meski penglihatanku tak sempurna  

 

Semoga tiba tepat waktu  

Sebelum lagu ketujuh  

Yang satu ini untukmu  

Ku tulis agar kau tahu  

 

Bahwa tiada lagi yang lebih kutunggu  

Dari tatap banggamu untukku  

 

Chorus  

Berharap kau ada di antara lautan manusia  

Masih dengan tatapanmu yang sama  

Kan tetap kukenali dengan mudah  

Meski penglihatanku tak sempurna  

 

Kau datang menyamar pun masih bisa kutemukan  

Tanpa melihat ku tahu kau ada  

Kedip radarku pasti kan menyala  

Sayangnya kali ini ia diam

Lagu ini tidak hanya bicara tentang rindu, tetapi juga tentang harapan kecil lewat detail sekecil memakai atau tidak memakai kacamata di panggung. 

Bagi penikmat musik pop dan balada Indonesia, Rabun Jauh bisa menjadi soundtrack yang relevan untuk momen-momen rindu, nostalgia, atau sekadar menikmati vokal Bernadya lewat karya-karya menjelang album keduanya. (*) 

Editor : Anita Fitriani
#rabun jauh #lirik lagu rabun jauh #bernadya rabun jauh #Bernadya #Bernadya Ribka