Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Sisca Saras dan NecoMe Dobrak Pasar Global Lewat Single "Swipe Kanan Kiri": Eksplorasi Genre Hipdut Lintas Negara

Ghina Nailal Husna • Selasa, 14 April 2026 | 23:10 WIB
Sisca Saras dan NecoMe Dobrak Pasar Global Lewat Single "Swipe Kanan Kiri"
Sisca Saras dan NecoMe Dobrak Pasar Global Lewat Single "Swipe Kanan Kiri"

 

RADAR KUDUS – Industri musik Asia kembali menyaksikan kolaborasi ambisius yang mempertemukan dua talenta dari latar belakang budaya berbeda. 

Musisi asal Indonesia, Sisca Saras, resmi menggandeng artis berbakat asal Jepang, NecoMe, dalam single terbaru bertajuk "Swipe Kanan Kiri". 

Proyek ini bukan sekadar perilisan lagu biasa, melainkan hasil sinergi strategis antara Sony Music Entertainment Indonesia dan Sony Music Japan.

Baca Juga: Pemkot Semarang Ajak Warga Rayakan Ulang Tahun ke‑479 dengan 17 Kado Hebat

Melalui lagu ini, keduanya mencoba menawarkan warna baru yang segar dengan mengusung genre Hipdut, sebuah perpaduan unik antara ketukan ritmik Hip-hop dengan cengkok khas Dangdut Indonesia yang energik.

Keberhasilan pengemasan musik dalam single ini tidak lepas dari tangan dingin F4dli, yang dipercaya sebagai produser utama.

F4dli bertugas meramu elemen-elemen modern dari musik urban dengan instrumen tradisional yang menjadi ciri khas dangdut, sehingga tercipta identitas musik yang relevan namun tetap memiliki karakter lokal yang kuat.

Proses produksi kreatif ini berlangsung intensif saat tim dari Jepang bertolak ke Jakarta pada Januari 2026.

 Dalam kunjungan singkat namun produktif tersebut, kolaborasi ini berhasil merampungkan dua lagu sekaligus, satu video musik bertema futuristik, serta rangkaian konten kreatif untuk mendukung promosi digital di berbagai platform.

Bagi Sisca Saras, kolaborasi ini memberikan kesan mendalam sekaligus tantangan teknis yang menarik.

Menggabungkan dua bahasa dalam satu harmoni menuntut penyesuaian vokal yang presisi agar pesan dalam lagu tetap tersampaikan dengan baik kepada pendengar di Indonesia maupun Jepang.

"Bekerja sama dengan NecoMe adalah pengalaman yang luar biasa. Meski ada perbedaan bahasa dan budaya, musik menjadi bahasa universal yang menyatukan kami. 

Perbedaan warna vokal kami justru memperkaya tekstur lagu ini," ungkap Sisca Saras dalam sesi peluncuran resminya.

Langkah ini dipandang strategis bagi kedua belah pihak. Bagi Sisca, ini adalah pintu masuk untuk memperluas jangkauan di pasar musik Jepang yang sangat kompetitif.

 Sebaliknya, bagi NecoMe, proyek ini memperkuat posisinya sebagai artis internasional yang mampu beradaptasi dengan tren musik di Asia Tenggara.

Dari kacamata pembangunan berkelanjutan, inisiatif ini memiliki dimensi yang lebih luas.

Kolaborasi ini selaras dengan SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), karena terbukti mampu menggerakkan roda industri kreatif, membuka lapangan kerja bagi para kreator lokal, dan meningkatkan nilai ekspor produk budaya.

Baca Juga: Tayang Mei 2026, Film “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan” Siap Menyentuh Hati Penonton

Selain itu, proyek "Swipe Kanan Kiri" merupakan manifestasi nyata dari SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Kerja sama antara dua label besar di dua negara berbeda ini menekankan betapa pentingnya kemitraan global dalam mendorong inovasi budaya serta memperkuat solidaritas antarnegara melalui seni.

Dengan ritme yang catchy dan koreografi yang mudah diikuti, single ini diprediksi akan menjadi tren baru di media sosial dan menjadi bukti bahwa musik Indonesia memiliki potensi besar untuk terus bersaing di kancah internasional. (*)

Editor : Ghina Nailal Husna
#NecoMe #Single Swipe Kanan Kiri #Genre Hipdut #Kolaborasi Musik Indonesia-Jepang #Sisca Saras