Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Hipdut Go International, Sisca Saras dan F4dli Gandeng Ayaka Yasumoto

Anita Fitriani • Selasa, 31 Maret 2026 | 20:33 WIB
Sisca Saras dan F4dli berkolaborasi dengan musisi Jepang
Sisca Saras dan F4dli berkolaborasi dengan musisi Jepang

 

RADAR KUDUS - Genre musik khas Indonesia, Hipdut, kini mulai merambah ke panggung internasional melalui kolaborasi istimewa antara penyanyi solo Sisca Saras dan produser musik F4dli dari FloorInc, bersama musisi serta idola asal Jepang, Ayaka Yasumoto, yang lebih dikenal dengan nama NecoMe.

Proyek yang digagas oleh Sony Music Indonesia dan Sony Music Japan ini merupakan langkah besar untuk membawa identitas musik lokal Indonesia ke pasar musik Jepang yang sudah berkembang pesat dan kompetitif.

Lagu utama dari kolaborasi ini adalah "Swipe Kanan Kiri", yang secara nyata ditujukan untuk memperkenalkan Hipdut sebagai genre baru, yang memadukan semangat koplo dangdut Indonesia dengan elemen melodi, instrumen, dan nuansa khas musik Jepang.

F4dli sebagai produser berperan penting dalam pembangunan konsep musik ini, berbekal pengalamannya yang telah terkenal lewat lagu viral "Aku Dah Lupa", ia dipandang sebagai sosok yang tepat untuk menggabungkan dua budaya musik yang beragam.

Dalam proyek ini, F4dli menciptakan beat dan aransemen sambil tetap menjaga ciri khas dangdut yang energik dan diselimuti oleh nuansa pop Jepang.

Baca Juga: Sisca Saras Terjun ke Dunia Horor dalam Film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah

Sisca Saras menyatakan bahwa proyek ini adalah pengalaman internasional pertamanya yang sangat berkesan, serta menjadi peluang baginya untuk memperkenalkan warna musik Indonesia kepada audiens dunia.

Ia merasakan bahwa kolaborasinya dengan Ayaka Yasumoto sangat menyenangkan karena latar belakang mereka yang serupa, karena keduanya pernah terjun dalam dunia idola dan hiburan pop, sehingga mereka dapat saling memahami karakter vokal dan penampilan di atas panggung.

Meskipun ada hambatan akibat perbedaan bahasa antara Indonesia dan Jepang, proses kreatif tetap berjalan dengan baik berkat bantuan penerjemah dan suasana workshop yang akrab, sehingga penggabungan lirik dan frasa mereka bisa terintegrasi dengan nyaman di atas irama yang sama.

Ayaka Yasumoto, yang dikenal sebagai anggota NecoMe dan juga sebagai pengisi suara untuk produksi seperti Love Live! School Idol Musical, menganggap kolaborasi ini sebagai suatu kehormatan untuk menjadi salah satu "duta budaya" di antara Indonesia dan Jepang melalui musik.

Ia berharap "Swipe Kanan Kiri" bukan hanya menjadi lagu sekali rilis, tetapi juga membuka kesempatan untuk kerjasama lebih lanjut antara musisi Indonesia dan Jepang di masa yang akan datang.

Proyek ini juga mencakup kunjungan Ayaka ke Jakarta pada Januari 2026 untuk melakukan rekaman bersama Sisca dan tim, sebuah momen yang dijadikan sebagai sarana workshop mendalam agar alunan Hipdut yang dihasilkan tetap otentik dan mudah diterima oleh pendengar Jepang.

Baca Juga: Sisca Saras Beri Kejutan Manis, Rilis Single "Katanya Cinta" Tepat di Hari Ulang Tahunnya

Dari perspektif industri, hadirnya Hipdut di Jepang melalui kolaborasi Sisca-F4dli-Ayaka menunjukkan semakin kuatnya arus musik Indonesia di pasar Asia, terutama di tengah tren genre hybrid yang mengintegrasikan elemen lokal dengan nuansa global.

Lagu "Swipe Kanan Kiri" tidak hanya dirilis dengan dua lagu hasil kolaborasi, tetapi juga disertai video musik yang dirilis pada 10 April 2026, sehingga visual dan gaya performa kedua penyanyi juga menjadi bagian penting dalam memperkenalkan budaya joget dan gaya berpakaian Indonesia kepada pemirsa Jepang. 

Hal ini diharapkan bisa menjadi jembatan bagi musisi Indonesia lainnya untuk lebih berani memasuki pasar Jepang, tanpa perlu mengabaikan akar dari identitas musik mereka.

Kolaborasi Sisca Saras, F4dli, dan Ayaka Yasumoto, Hipdut tidak hanya menjadi fenomena lokal yang berkembang di media sosial, melainkan mulai dikenal sebagai salah satu representasi musik Indonesia yang siap bersaing di panggung internasional. 

Kerjasama antara Sony Music Indonesia dan Sony Music Japan melalui lagu "Swipe Kanan Kiri" membuka kesempatan bagi genre hibrida seperti Hipdut untuk menjadi sarana diplomasi budaya yang menyenangkan, ceria, dan mudah diterima oleh berbagai negara.

Langkah ini akan menjadi acuan bagi para musisi Indonesia untuk terus menggali keunikan daerah sambil menggabungkannya dengan elemen global, tanpa kehilangan esensi asli mereka. (*)

Editor : Anita Fitriani
#hipdut #f4dli #ayaka yasumoto #swipe kanan kiri #Sisca Saras