RADAR KUDUS - Amanda Manopo kembali mencuri perhatian dengan penampilannya dalam film drama keluarga terbaru berjudul "Jangan Buang Ibu" yang diadaptasi dari novel karya seseorang yang akan menyentuh hati penonton.
Film ini akan tayang pada 2026, yang menawarkan kisah pilu tentang pengorbanan seorang ibu yang diabaikan anak-anaknya sendiri di masa tua.
Meski sedang hamil, aktris berusia 26 tahun ini tetap profesional dalam mempromosikan dan menyelesaikan syuting.
Film "Jangan Buang Ibu" mengisahkan Ristiana, seorang ibu tunggal yang diperankan oleh Nirina Zubir, yang berjuang banting tulang membesarkan tiga anaknya setelah ditinggal mati oleh suami.
Ristiana rela mengorbankan segalanya demi masa depan anak-anaknya, yakni Tama (Refal Hady), Dewi (Amanda Manopo), dan Tria (Saputra Kori), serta Erika Carlina dalam peran pendukung.
Namun, balasan yang diterima di usia senja justru menyedihkan: anak-anaknya mengabaikannya dan bahkan mengirimnya ke panti jompo, meninggalkan luka batin mendalam akibat kesepian dan kerinduan akan kebersamaan keluarga.
Cerita ini mengeksplorasi konflik batin, dinamika keluarga yang retak, serta pesan moral tentang pentingnya menghargai orang tua sebelum terlambat.
Dalam film ini, Amanda Manopo memerankan Dewi, anak kedua atau anak tengah yang menjadi satu-satunya perempuan di antara dua saudara laki-lakinya.
Karakter Dewi digambarkan sebagai penengah keluarga, yang selalu berusaha membangun kepekaan di antara kakak dan adiknya, sekaligus menjadi pendengar yang baik bagi semua pihak.
Ia harus lebih menyuarakan pendapat demi menjaga komunikasi dan keutuhan keluarga. Proses syuting menjadi tantangan tersendiri bagi Amanda, karena berlangsung saat ia sedang hamil muda.
Ia sempat khawatir bahwa adegan-adegan emosional yang intens. "Aku sempat takut emosi berlebihan bahayakan kandunganku," ungkap Amanda, mengakui ketakutan akan tekanan fisik dan mental selama memerankan Dewi yang penuh dilema.
Namun, kekhawatiran itu sirna berkat dukungan penuh dari kru dan pemain, termasuk Nirina Zubir dan Dwi Sasono. Totalitas Amanda terlihat dari caranya tetap hadir di acara promosi meski kondisi hamil, memukau publik dengan profesionalismenya.
Film ini bukan hanya ujian bagi aktingnya, tapi juga pengingat pribadi tentang peran sebagai calon ibu, mengingat ia istri Kenny Austin yang baru saja menyambut kehadiran anak pertama.
Pengalaman syuting ini memperkaya karir Amanda yang sudah diisi film-film drama keluarga serupa, seperti "Bila Esok Ibu Tiada" di mana ia juga berjuang mengatur emosi tinggi.
Film "Jangan Buang Ibu" diproduksi oleh LEO Pictures, dengan Nirina Zubir sebagai pemeran utama yang menghadapi tantangan riasan hingga empat jam untuk peran Ristiana.
Nirina menekankan bahwa film ini mengingatkan penonton akan nilai waktu bersama orang terkasih, terutama di era modern di mana kesibukan sering mengorbankan hubungan keluarga.
Selain Amanda dan Nirina, cast lain seperti Refal Hady sebagai Tama, Saputra Kori sebagai Tria, dan Erika Carlina menambah kedalaman cerita dengan konflik antar saudara.
Promosi film sudah dimulai sejak Maret 2026, bertepatan dengan libur sekolah dan keluarga, untuk menarik perhatian penonton sinema yang menyukai genre drama emosional.
Adaptasi dari novel "Jangan Buang Ibu, Nak" ini diharapkan menjadi tontonan wajib, seperti kesuksesan film bertema ibu sebelumnya seperti "Bila Esok Ibu Tiada" yang tayang 2024 dan dibintangi Christine Hakim serta Amanda.
Produksi film ini melihatkan isu sosial aktual di Indonesia, di mana kasus pengabaian orang tua di panti jompo semakin marak, menjadi cerminan masyarakat urban yang kehilangan nilai.
Penampilan Amanda di "Jangan Buang Ibu" akan memperkuat posisinya sebagai aktris drama keluarga terdepan di Indonesia.
Amanda konsisten memilih peran yang menuntut kedalaman emosi, yang membuat ua sukses dari idola remaja ke aktris serius.
Film ini relevan di tengah diskusi sosial tentang penghargaan orang tua, terutama pasca-pandemi di mana banyak keluarga terpisah jarak.
Film "Jangan Buang Ibu" bukan sekadar hiburan, melainkan panggilan untuk merefleksikan hubungan dengan orang tua sebelum penyesalan datang.
Melalui peran Dewi, Amanda Manopo menyampaikan pesan bahwa menjadi penengah keluarga memerlukan keberanian bersuara demi keharmonisan.
Film ini mengajak penonton bioskop 2026 untuk menghargai pengorbanan ibu, dant menikmati performa apik para pemerannya di tengah tantangan produksi.
Saksikan kisah pilu Ristiana dan keluarganya untuk merasakan getar emosi yang dalam. (*)
Editor : Ali Mustofa