RADAR KUDUS - Dunia hiburan Indonesia masih diliputi duka mendalam setelah kabar meninggalnya penyanyi pop ternama Vidi Aldiano pada Sabtu, 7 Maret 2026.
Kepergian musisi yang dikenal lewat lagu “Nuansa Bening” ini terasa semakin mengharukan karena terjadi saat umat Muslim sedang menjalani bulan suci Ramadan, hanya sekitar 12 hari sebelum Hari Raya Idulfitri.
Vidi dilaporkan meninggal dunia pada pukul 16.33 WIB setelah menjalani perjuangan panjang melawan kanker ginjal yang telah dideritanya selama beberapa tahun terakhir.
Kabar kepergian Vidi langsung mengguncang dunia musik Indonesia.
Ucapan belasungkawa datang dari berbagai kalangan, mulai dari sesama musisi, tokoh publik, hingga jutaan penggemar yang merasa kehilangan sosok penyanyi yang dikenal ramah dan penuh semangat itu.
Wafat di Bulan Ramadan
Salah satu hal yang membuat banyak orang terharu adalah waktu kepergian Vidi Aldiano yang terjadi pada bulan Ramadan, bulan yang bagi umat Muslim dianggap sebagai waktu penuh berkah dan ampunan.
Banyak netizen di media sosial yang menuliskan doa dan pesan haru untuk sang musisi.
Mereka menyebut kepergian Vidi di bulan suci sebagai tanda kemuliaan.
Sejumlah komentar netizen pun ramai bermunculan, seperti:
- “MasyaAllah, meninggal di bulan Ramadan, semoga husnul khatimah.”
- “Perginya di bulan yang baik, semoga semua dosanya diampuni.”
- “InsyaAllah wafat di bulan penuh berkah.”
Ungkapan-ungkapan tersebut menunjukkan betapa besar cinta publik kepada Vidi Aldiano.
Banyak penggemar yang merasa kehilangan sosok musisi yang selama ini dikenal selalu membawa energi positif.
Perjuangan Panjang Melawan Kanker
Sebelum meninggal dunia, Vidi Aldiano diketahui telah berjuang melawan kanker ginjal sejak akhir 2019.
Penyakit tersebut pertama kali terdeteksi ketika dokter menemukan tumor pada ginjalnya dan mendiagnosisnya sebagai kanker stadium tiga.
Setelah diagnosis tersebut, Vidi menjalani operasi pengangkatan ginjal dan berbagai terapi lanjutan untuk menghambat perkembangan sel kanker.
Dalam beberapa tahun terakhir, ia juga menjalani pengobatan rutin serta kontrol kesehatan secara berkala.
Meski harus menghadapi kondisi kesehatan yang berat, Vidi tetap menunjukkan sikap optimis.
Ia bahkan pernah menyebut penyakit yang dideritanya sebagai “hadiah dari Tuhan”, karena membuatnya belajar lebih banyak tentang hidup, kesabaran, dan rasa syukur.
Sosok Musisi yang Dicintai Banyak Orang
Vidi Aldiano, yang memiliki nama asli Oxavia Aldiano, lahir di Jakarta pada 29 Maret 1990 dan dikenal sebagai penyanyi pop yang memulai kariernya sejak 2008.
Lagu-lagunya seperti “Nuansa Bening” dan “Status Palsu” menjadi hits dan membuat namanya dikenal luas di industri musik Indonesia.
Selama lebih dari satu dekade berkarya, Vidi tidak hanya dikenal sebagai penyanyi, tetapi juga penulis lagu, pembawa acara, dan podcaster.
Ia juga dikenal memiliki hubungan pertemanan yang luas dengan banyak selebritas di Indonesia.
Kenangan yang Akan Selalu Hidup
Kepergian Vidi Aldiano di bulan Ramadan meninggalkan kesedihan yang mendalam.
Banyak orang mengenangnya bukan hanya sebagai musisi berbakat, tetapi juga sebagai sosok yang kuat dan inspiratif dalam menghadapi penyakit.
Kini, meski ia telah berpulang hanya beberapa hari menjelang Lebaran, karya-karya Vidi Aldiano akan tetap hidup dan terus dikenang oleh para penggemarnya.
Lagu-lagunya akan selalu menjadi pengingat tentang sosok penyanyi yang pernah memberikan warna indah bagi dunia musik Indonesia.
Editor : Mahendra Aditya