Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Gary De’Snake di Zootopia 2: Karakter Misterius yang Terinspirasi Ular Biru Asli Indonesia

Redaksi Radar Kudus • Selasa, 9 Desember 2025 | 21:45 WIB
Photo
Photo

RADAR KUDUS - Film animasi Zootopia 2 kembali menghadirkan dunia penuh warna dengan karakter-karakter hewan yang segar dan unik.

Dirilis di Indonesia pada 26 November 2025, sekuel ini tidak hanya menampilkan petualangan baru dari Judy Hopps dan Nick Wilde, tetapi juga memperkenalkan sosok baru yang langsung menarik perhatian penonton: Gary De’Snake, ular misterius dengan penampilan mencolok.

Menurut sutradara Jared Bush, menambahkan karakter baru dari berbagai spesies adalah bagian paling menyenangkan dari proses kreatif sekuel ini.

Baca Juga: I-Bang-Won: Trio Visual Generasi ke-5 K-Pop yang Menguasai Perbincangan Publik

Ia ingin memperkaya dunia Zootopia dengan menghadirkan lebih banyak hewan semi-akuatik, reptil, hingga mamalia laut.

Salah satu karakter yang akhirnya terpilih adalah Gary De’Snake, reptil berwarna kebiruan yang membuat banyak penggemar bertanya-tanya mengenai asal-usul desainnya.

Menariknya, sejumlah sumber termasuk Disney Fandom menyebut bahwa Gary De’Snake terinspirasi dari ular beludak Pulau Sunda, atau Sunda Island Pit Viper (Trimeresurus insularis)—spesies endemik Indonesia yang dikenal memiliki warna tubuh hijau hingga biru terang.

Kombinasi warna eksotis inilah yang dianggap menjadi rujukan utama tampilan karakter tersebut.

Mengenal Sunda Island Pit Viper

Sunda Island Pit Viper merupakan salah satu spesies ular berbisa yang cukup dikenal di Asia Tenggara, terutama karena persebarannya yang luas di wilayah Indonesia.

Ular ini merupakan kerabat dekat White Lipped Pit Viper (Trimeresurus albolabris).

Berdasarkan data Chester Zoo, ular ini memiliki panjang rata-rata sekitar 80 sentimeter, dengan betina umumnya berukuran lebih besar daripada jantan.

Meski ukurannya tidak terlalu besar, ular ini memiliki sifat agresif dan lebih memilih menyerang dibandingkan melarikan diri ketika merasa terancam.

Ciri khas lainnya adalah bentuk kepalanya yang segitiga, ekornya yang berwarna jingga atau kemerahan, serta kemampuannya bersembunyi di pepohonan dan aktif berburu pada malam hari.

Warna Biru Permanen yang Memikat

Salah satu alasan utama ular ini dianggap sebagai inspirasi Gary De’Snake adalah warnanya yang tidak biasa.

Meski mayoritas berwarna hijau, beberapa populasi di kepulauan tertentu memiliki warna biru terang atau biru kehijauan.

Warna unik ini bukan hasil mutasi sementara, melainkan sifat permanen sepanjang hidup ular.

Herpetolog Stephen Mahony dari Australian Museum menyebut warna biru tersebut berasal dari struktur chromatophore dan dipengaruhi kondisi genetik lokal serta lingkungan pulau tempat ular itu hidup.

Bahkan, ada varian yang berwarna kuning cerah, menjadikannya salah satu reptil dengan variasi warna paling menarik di Indonesia.

Habitat dan Persebaran

Ular beludak Pulau Sunda pertama kali ditemukan di Kepulauan Sunda Kecil. Spesies ini kemudian diketahui tersebar di beberapa wilayah Indonesia, seperti:

Habitatnya meliputi hutan musim kering, hutan tropis lembap, hingga area pedesaan seperti kebun dan semak belukar.

Populasinya masih stabil, dan menurut Animalia Bio, tidak masuk dalam kategori terancam punah.

Ular Berbisa dengan Serangan Cepat

Meski tampil indah, Sunda Island Pit Viper adalah predator tangguh. Ia memangsa burung, katak, dan mamalia kecil menggunakan taring berengsel yang menyuntikkan bisa berbahaya.

Pada manusia, gigitannya dapat menimbulkan rasa sakit intens, pembengkakan, kerusakan jaringan (nekrosis), hingga pendarahan hebat.

Sifatnya yang agresif menjadikan keberadaannya di daerah berpenduduk cukup berisiko apabila tidak diwaspadai.

Inspirasi untuk Dunia Zootopia

Dengan warna unik dan karakteristik menonjol, tidak mengherankan jika tim kreatif Disney menjadikan ular endemik Indonesia ini sebagai referensi visual.

Kehadirannya dalam Zootopia 2 menjadi representasi menarik dari kekayaan fauna Nusantara di panggung animasi global.

Gary De’Snake bukan hanya sekadar karakter tambahan, tetapi juga menjadi bukti bahwa hewan-hewan asli Indonesia semakin banyak dikenal di dunia internasional melalui karya-karya hiburan populer. (rani)

Editor : Ali Mustofa
#Movie #Zootopia #sinema #Zootopia 2 #animasi #film