RADAR KUDUS - Kepergian Hengki Kawilarang pada Jumat pagi (20/6/2025) tak hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan rekan-rekannya, tetapi juga menyisakan kehampaan di dunia mode Indonesia.
Di usia 47 tahun, Hengki telah menjelma menjadi ikon yang menjembatani kemewahan fashion modern dengan akar budaya Nusantara.
Jenazah desainer kelahiran Jakarta itu disemayamkan di rumah duka BTN Margaasih, S8 No.15, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Baca Juga: Suasana Duka Selimuti Rumah Hengki Kawilarang, Jenazah Disemayamkan di Margaasih
Informasi duka ini pertama kali diketahui publik melalui unggahan di akun Instagram @hengkikawilarang_id, dan kemudian dikonfirmasi oleh rekan sesama desainer, Ivan Gunawan.
“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Telah berpulang Hengki Candra Kusuma Kawilarang bin Yohan Ahmad Fauzi Kawilarang. Usia 47 tahun. Jumat, 20 Juni 2025, pukul 10.16 WIB,” demikian tertulis dalam unggahan tersebut.
Meski belum ada informasi resmi mengenai penyebab meninggalnya, unggahan sebelumnya memperlihatkan foto pintu ICU—memberi isyarat bahwa Hengki sempat dirawat intensif sebelum wafat.
Perancang Mode dengan Jiwa Budaya
Terlahir dengan nama lengkap Hengki Candra Kusuma Kawilarang, ia memulai karier profesionalnya di dunia fesyen sekitar tahun 2001, meskipun keterlibatannya sudah dimulai sejak 1996.
Sejak awal, Hengki memiliki visi jelas: menjadikan kekayaan budaya Indonesia sebagai DNA utama dalam setiap rancangannya.
Gaya rancangannya dikenal glamor dan feminin, sering menampilkan detail mewah seperti kristal, payet, bulu, dan bahan berkilau.
Namun, di balik kemewahan itu, terselip makna budaya yang mendalam. Ia kerap mengawinkan unsur tradisional seperti songket, kain jumputan, atau motif khas Palembang dengan siluet haute couture bergaya internasional.
Salah satu koleksi terkenalnya adalah interpretasi modern dari kemegahan Kerajaan Sriwijaya, yang menuai pujian di dalam dan luar negeri.
Mengharumkan Indonesia di Panggung Dunia
Hengki Kawilarang telah membawa busana Indonesia melintasi batas geografis. Ia tampil dua kali dalam ajang prestisius New York Fashion Week (NYFW):
-
NYFW 2023 – Menampilkan koleksi bertema Sriwijaya, yang mengusung budaya Indonesia dalam kemasan global.
-
NYFW Fall/Winter 2024/2025 – Membawakan koleksi bertajuk Jewelry, dengan kilau kemewahan yang menjadi ciri khasnya.
Tak hanya itu, karya-karyanya juga tampil di ajang internasional seperti Miss Universe dan Miss World, menjadikan Hengki sebagai salah satu duta fesyen budaya Indonesia yang paling berpengaruh.
Baca Juga: Kris Dayanti Berduka atas Wafatnya Hengki Kawilarang: Terima Kasih Atas Semua Dukunganmu
Desainer Bintang dan Mentor Penuh Dedikasi
Busana karya Hengki dikenakan oleh banyak selebriti papan atas seperti Krisdayanti, Syahrini, Denada, hingga diva Malaysia Siti Nurhaliza.
Ia juga menjadi langganan perancang untuk finalis Miss Indonesia dan Putri Indonesia, menjadikan rancangannya simbol keanggunan dan prestise di panggung kecantikan nasional.
Tak hanya sebagai desainer, Hengki juga aktif dalam membina generasi muda melalui workshop dan pelatihan.
Ia dikenal sebagai sosok yang murah hati dalam berbagi ilmu, dan menjadi bagian penting dalam mencetak perancang masa depan.
Hengki juga tercatat sebagai pemenang Kontes Perancang Mode Mercedes-Benz Indonesia, serta anggota aktif APPMI (Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia) DKI Jakarta.
Warisan Abadi Seorang Maestro
Lebih dari sekadar pencipta gaun cantik, Hengki Kawilarang adalah penjaga warisan budaya yang menyulap kain tradisional menjadi karya seni kelas dunia.
Warisannya tidak hanya hidup dalam lemari para selebritas, tetapi juga dalam semangat para desainer muda yang terinspirasi olehnya.
Editor : Mahendra AdityaSelamat jalan, Hengki Kawilarang. Indonesia berduka, namun karyamu akan terus hidup sebagai kebanggaan bangsa.