RADAR KUDUS – Konferensi Serikat Hunter Internasional tahun ini menjadi ajang yang penuh kejutan. Sung Jin-woo, Hunter asal Korea Selatan yang baru saja diakui sebagai Hunter Level Nasional, menjadi pusat perhatian.
Namun, di balik gemerlap pesta dan pertemuan elit, ancaman besar mengintai.
Para Hunter terkuat dunia mulai diburu oleh entitas misterius, dan ayah Jin-woo tiba-tiba menjadi tersangka utama dalam kasus pembunuhan Hunter Level Nasional, Christopher Reed.
Jin-woo: Dari Jepang ke Panggung Dunia
Setelah berhasil mengalahkan para raksasa di Jepang, nama Sung Jin-woo melambung tinggi. Dia dianggap setara dengan Hunter Level Nasional seperti Liu Zigang dari China dan Thomas Andre dari Amerika.
Keberhasilannya menangani Supergate Rank S di Jepang membuatnya diundang ke Konferensi Serikat Hunter Internasional, di mana Serikat Ahjin miliknya resmi diakui sebagai perwakilan Korea Selatan.
Namun, Jin-woo tidak datang hanya untuk bersosialisasi. Dia memiliki misi pribadi: mencari kebenaran tentang ayahnya, yang tiba-tiba dituduh sebagai monster penyamar dan tersangka pembunuhan Christopher Reed.
Thomas Andre vs Sung Jin-woo: Duel Maut yang Mengguncang Dunia
Ketegangan memuncak ketika Thomas Andre, salah satu Hunter Level Nasional terkuat, menantang Jin-woo untuk berduel.
Thomas, yang dikenal sebagai "Brutal King", yakin bisa mengalahkan Jin-woo. Namun, pertarungan itu berakhir dengan kekalahan telak bagi Thomas.
Dengan kekuatan Shadow Monarch-nya, Jin-woo berhasil mengalahkan Thomas meski sang Hunter Level Nasional telah mengaktifkan mode Reinforcement terkuatnya.
Pertarungan ini tidak hanya membuat Thomas babak belur, tetapi juga membuktikan bahwa Jin-woo adalah kekuatan baru yang harus diperhitungkan di dunia perhunteran.
Misteri Ayah Jin-woo: Monster atau Manusia?
Di tengah konferensi, Pak David Brennon, perwakilan Federasi Hunter Amerika, mengungkapkan bahwa ayah Jin-woo diduga sebagai monster penyamar yang bertanggung jawab atas kematian Christopher Reed.
Foto dan video ayah Jin-woo ditampilkan, menunjukkan bahwa dia memiliki energi sihir yang mirip dengan monster.
Jin-woo, yang awalnya marah, akhirnya yakin bahwa ayahnya adalah manusia sejati.
Dia mendengar pesan ayahnya dalam video yang memperingatkan Huang Dongso untuk tidak mendekati Korea. Jin-woo bersumpah akan melindungi ayahnya, meski harus melawan seluruh dunia.
Ancaman Monark: Perang Besar yang Mengintai
Nyonya Selner, peramal terkenal, memperingatkan Jin-woo tentang ancaman besar yang sedang mengintai.
Para Hunter terkuat dunia diburu oleh entitas misterius yang diduga adalah Monark, penguasa monster yang ingin menghancurkan manusia.
Jin-woo diminta untuk melindungi para Hunter terkuat, termasuk Liu Zigang dan Thomas Andre, dari ancaman ini.
Meski awalnya ragu, Jin-woo akhirnya setuju untuk membantu. Dia meminta agen Adam White untuk menyiapkan daftar 10 Hunter terkuat yang harus dilindungi.
Jin-woo juga menempelkan bayangannya pada semua Hunter yang hadir di pesta untuk memantau gerakan para Monark.
Pesta Akhir: Pertemuan Para Hunter Terkuat
Di malam terakhir konferensi, pesta besar digelar. Jin-woo, yang kini diakui sebagai salah satu Hunter terkuat, menjadi pusat perhatian.
Thomas Andre, meski masih terluka, datang untuk berterima kasih karena Jin-woo tidak menghabisi anak buahnya. Dia bahkan menawarkan hadiah sebagai tanda permintaan maaf.
Liu Zigang, Hunter Level Nasional dari China, juga mendekati Jin-woo. Dia mengungkapkan kekagumannya pada Jin-woo dan berharap bisa bekerja sama di masa depan.
Kesimpulan: Dunia di Ambang Perang
Konferensi ini bukan hanya tentang pertemuan para Hunter terkuat, tetapi juga tentang persiapan menghadapi ancaman besar yang mengintai.
Dengan kekuatan Shadow Monarch-nya, Jin-woo siap memimpin perlawanan melawan Monark. Namun, pertanyaannya tetap: di pihak mana dia akan berdiri?(*)
Editor : Mahendra Aditya