RADAR KUDUS - Irfan Hakim, seorang presenter dan entertainer terkenal di Indonesia, tengah merasakan kebanggaan besar karena putri sulungnya, Aisha Hakim, lolos ke PON XXI Aceh-Sumut 2024.
Aisha akan mengikuti kejuaraan olahraga berkuda yang diadakan pada 16 September 2024.
Momen keberangkatan Aisha menuju ajang prestisius ini diwarnai dengan perasaan haru dan tegang dari sang ayah. Berikut adalah rangkuman dari momen spesial tersebut:
Keberangkatan Aisha ke PON XXI Aceh-Sumut 2024
Aisha Hakim, putri sulung Irfan Hakim, berhasil lolos seleksi untuk mengikuti cabang olahraga berkuda di PON 2024.
Ia berangkat beberapa waktu lalu bersama tim pendamping serta kuda-kudanya menuju Aceh-Sumut untuk berlaga di ajang yang dimulai pada 16 September 2024.
Bagi Irfan, melihat putrinya yang telah bertransformasi menjadi seorang atlet membuatnya bangga sekaligus tegang.
"Aisha pergi hari Selasa sama atlet pendamping, itu mendebarkan sekali," ujar Irfan Hakim dalam wawancara di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Jumat (6/9/2024).
Harapan Irfan Hakim untuk Putrinya
Irfan Hakim tidak memberikan tekanan kepada Aisha untuk meraih kemenangan di PON.
Baginya, yang terpenting adalah pengalaman berharga yang bisa didapatkan putrinya dalam kejuaraan tersebut.
Ia hanya berharap yang terbaik untuk Aisha, terlepas dari medali yang bisa diraih.
Irfan Hakim mengungkapkan tidak begitu memikirkan hasil juara, yang penting bisa memberikan yang terbaik
Kebanggaan sebagai Ayah Atlet
Meskipun harapan untuk menang tetap ada, Irfan Hakim merasa lebih bangga melihat Aisha berdiri sebagai seorang atlet.
Ia tak menyangka bahwa hobi berkuda yang telah lama digeluti putrinya kini membawa Aisha ke panggung nasional.
"Gue bangga, nggak nyangka anak gue atlet," ucap Irfan Hakim dengan antusias.
Pertimbangan Kehadiran Keluarga di PON
Irfan Hakim mengaku belum memutuskan apakah akan hadir langsung untuk menyaksikan Aisha berlaga. Ia khawatir kehadiran dirinya dan keluarga akan membuat Aisha merasa grogi.
Aisha dikenal akan merasa gugup jika orang tuanya menonton langsung, apalagi Irfan sering kali memberikan nasihat yang mungkin membuat putrinya risih.
Karena Aisha kalau bapaknya datang nervous. Irfan sambil bercanda bilang kalau dia berencana datang namun sambil ngumpet.
Hobi Berkuda yang Membawa Aisha ke PON
Berkuda bukanlah hal baru bagi Aisha Hakim. Irfan menceritakan bahwa Aisha sudah sangat menyukai olahraga berkuda sejak lama.
Dari hobi ini, Aisha terus berlatih dan akhirnya berhasil lolos seleksi untuk mengikuti PON XXI Aceh-Sumut 2024.
Proses kualifikasi yang panjang membuat Irfan dan keluarganya merasakan berbagai emosi, mulai dari bangga hingga tegang.
"Dari hobi itu, Aisha bisa ikut kejuaraan ini," ujar Irfan Hakim dengan bangga.
Proses Kualifikasi yang Mendebarkan
Proses seleksi yang harus dilalui Aisha untuk bisa lolos ke PON XXI tidaklah mudah.
Irfan mengakui bahwa tahapan kualifikasi yang panjang dan menantang membuat keluarganya ikut merasakan ketegangan.
Namun, dengan kerja keras dan dedikasi, Aisha berhasil membuktikan kemampuannya dan mendapatkan tempat di ajang olahraga nasional bergengsi ini.
Kesimpulan:
Irfan Hakim merasa sangat bangga dan terharu dengan pencapaian putrinya, Aisha Hakim, yang berhasil lolos ke PON XXI Aceh-Sumut 2024.
Meskipun merasa tegang dan belum memutuskan apakah akan menyaksikan langsung, Irfan berharap pengalaman ini akan menjadi momen berharga bagi Aisha.
Sebagai seorang ayah, kebanggaan terbesar Irfan adalah melihat putrinya meraih prestasi melalui hobi yang sudah lama digeluti.
Editor : Noor Syafaatul Udhma