RADAR KUDUS - Aktor Vino G. Bastian baru-baru ini mengungkapkan bahwa film Kang Mak (from Pee Mak) menyertakan adegan khusus yang merupakan bentuk penghargaan terhadap Banjong Pisanthanakun, sutradara film horor legendaris Thailand, Pee Mak (2013).
Vino memberikan isyarat bahwa adegan tersebut muncul di akhir cerita dan terinspirasi dari salah satu karya terkenal Banjong, yaitu Shutter (2004).
"Kalau teman-teman lihat di ending film ini, ada satu adegan yang sebenarnya kayak penghormatan untuk Banjong di film Shutter," ungkap Vino dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Selasa (20/8).
Vino menjelaskan bahwa penghormatan ini merupakan bentuk apresiasi dari Kang Mak (from Pee Mak) kepada Banjong yang telah menciptakan karya luar biasa seperti Pee Mak.
Namun, Vino mengakui bahwa ia tidak pernah secara spesifik menyampaikan kepada Banjong bahwa adegan tersebut ditujukan sebagai penghormatan khusus.
Perjalanan Panjang Membuat Ulang Pee Mak di Indonesia
Pee Mak adalah salah satu film horor komedi terpopuler dari Thailand yang dirilis pada 2013.
Mengingat kesuksesannya, Falcon Pictures membutuhkan waktu lima tahun untuk mendapatkan izin resmi dari studio produksi Thailand, GDH (dulunya GTH), untuk membuat versi ulang di Indonesia.
Menurut Frederica, produser Kang Mak (from Pee Mak), negosiasi untuk remake ini melalui berbagai proses pengecekan yang memakan waktu cukup lama.
"Lima tahun itu cukup lama karena ibarat saya mau memberi bayi saya kepada orang lain," jelasnya.
Proses ini melibatkan berbagai tahap seleksi, termasuk penilaian terhadap aktor dan sutradara yang akan menggarap versi Indonesia tersebut.
Namun, Frederica mengungkapkan bahwa dia tidak mengetahui detail kurasi yang dilakukan oleh GDH sebelum memberikan izin remake.
Sambutan Hangat dari Netizen Thailand
Pee Mak memiliki penggemar yang besar di Thailand, dan versi remake-nya, Kang Mak (from Pee Mak), telah mendapatkan pujian dari netizen Thailand.
Beberapa komentar di media sosial seperti X (Twitter) dan YouTube menyatakan bahwa remake ini dilakukan dengan penghormatan yang tepat terhadap karya asli.
Seorang netizen Thailand bahkan mengungkapkan keinginan untuk menyaksikan versi Indonesia di bioskop Thailand.
"Saya sudah menonton Pee Mak, dan sekarang ingin menonton versi Indonesianya, Kang Mak.
Saya ingin film itu tayang di Thailand karena Indonesia menghormati Thailand dengan mendapatkan izin resmi membuat ulang itu," tulis salah satu netizen.
Kang Mak Sukses di Box Office Indonesia
Sejak penayangan perdananya pada 15 Agustus 2024, Kang Mak (from Pee Mak) telah meraih kesuksesan besar dengan lebih dari 2 juta penonton hanya dalam delapan hari.
Falcon Pictures mengungkapkan bahwa film ini berhasil mencetak 2.145.800 penonton hingga hari kedelapan.
Angka tersebut membuat Kang Mak menjadi salah satu film terlaris di Indonesia pada tahun 2024, menempati posisi ketujuh dalam daftar film terlaris tahun ini.
Kesuksesan ini juga menunjukkan betapa kuatnya daya tarik cerita Pee Mak di kalangan penonton Indonesia, meski dihadirkan dalam versi lokal.
Dengan berbagai pujian dan kesuksesan box office yang diraihnya, Kang Mak (from Pee Mak) membuktikan bahwa remake resmi dari film luar negeri dapat diterima dengan baik, terutama ketika dilakukan dengan penghormatan dan kualitas yang tinggi.
Editor : Ali Mustofa