Pamer Proses Syuting Film di Blora, Dodit Mulyanto Kenalkan Hutan Jati Terbesar dan Tertua di Jawa

Nibros Hassani • Dipublikasikan Sabtu, 10 Agustus 2024 | 23:20 WIB
Aktor Dodit Mulyanto membagikan pengalamannya syuting di Blora. Sumber: Youtube Dodit Mulyanto
Aktor Dodit Mulyanto membagikan pengalamannya syuting di Blora. Sumber: Youtube Dodit Mulyanto

RADAR KUDUS – Melalui video Youtubenya, Dodit Mulyanto membagikan proses syuting film terbarunya yang berjudul Rumah Dinas Bapak.

Melansir dari video Youtube Dodit Mulyanto, aktor film sekaligus pelawak itu memperlihatkan proses syutingnya di tengah hutan Jati, tepatnya di Gubuk Payung, Kecamatan Sambong, Blora, Jawa Tengah.

Blora sendiri telah dikenal dengan pohon jatinya yang sangat besar dan tua. Bahkan disebut-sebut paling besar dan tua di pulau Jawa.

Baca Juga: Enda 'Ungu' Ternyata Lahir di Kudus, Ini Profil Lengkapnya

“Ini set hutan di film Rumah Dinas Bapak, ini adalah hutan jati terbesar di Jawa. Jatinya tuh kira-kira usianya rata-rata 200an tahun,” kata Dodit sembari bertingkah memeluk pohon jati yang ia lewati.

Ia turut menjelaskan, pohon yang ada di sekitarnya berusia sekitar 200 tahun dengan tinggi rata-rata 30-40 meter.

Ditaksir, satu pohon itu berharga sekitar Rp 800 juta sampai Rp 1 miliar.

Baca Juga: Aktor Dodit Mulyanto Bangga Syuting di Blora, Sebut Lokasi Hutan Jati Tertua se-Jawa

Film Rumah Dinas Bapak sendiri bercerita tentang masa kecil Dodit, juga kisah ayahnya yang meninggal di Rumah Dians Perhutani.

Seperti diberitakan, bapak Dodit dulunya adalah mantri hutan atau Kepala Resor Perhutani di Blitar, Jawa Timur. Pekerjaan sehari-hari bapak Dodit adalah menjaga hutan.

Setiap malam, ayah Dodit harus berpatroli keliling hutan yang luasnya 600-1500 hektar. Semua demi menjaga hutan milik negara.

Baca Juga: Film Rumah Dinas Bapak Syuting di Blora Jateng, Begini Kata Aktor Dodit Mulyanto

Baca Juga: KEREN! Film Eksorsisme Pertama di Indonesia yang Dibintangi Freya JKT48 akan Segera Tayang, Catat Tanggal Penanyangan

Tak peduli hujan, badai, atau gerimis, Jumat Kliwon atau Suro, ayah Dodit harus berkeliling setiap hari dibantu dengan dua anak buahnya.

“Aku pakai set hutan jati di Blora karena tempat aslinya tuh hutannya udah habis. Dan hutan disini yang unik adalah ada dua layer yang aku amati, selain jati ada tanaman merah-merah itu kayak tanaman hias,” jelas Dodit sembari memperlihatkan penelusurannya di hutan.

Ia pun berharap dengan adanya film tersebut, profesi penjaga hutan bisa dihargai lebih baik.

Dodit juga ingin mengenalkan soal hutan kepada masyarakat Indonesia melalui film Rumah Dinas Bapak.

Baca Juga: POTRET Cantik Tiara Andini Kenakan Kostum Defile Wayang dalam Jember Fashion Carnaval 2024

“Mungkin dengan film ini putra putri rimbawan yang masih bertugas atau yang sudah bertugas ikut bangga. Melestarikan hutan, memperkenalkan hutan melalui film ini,” katanya.

Ia juga meminta agar orang berhati-hati saat mendekat pohon Jati kering. Sebab, pohon Jati juga biasa didiami oleh hewan berbahaya seperti kalajengking.

“Ini (pohon) guede kan, dilarang mepet-mepet kesini ya karena kalajengking sukanya kayu jati yang kering untuk kamuflase, biasanya masuk-masuk kesini. Dan kalau disengat itu bisa 3 hari demam. Itupun yang beruntung,” jelas Dodit.

Baca Juga: VIRAL, Ini Desa Wonosekar Karangawen Demak yang Jadi Lokasi Syuting Film Horor Sumala, Dibintangi Luna Maya dan Darius Sinathrya

Editor : Ali Mustofa
penjaga hutan Rumah Dinas Bapak perhutani hutan jati blora blora film rumah dinas bapak syuting dimana Dodit Mulyanto rumah dinas angker syuting film