Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Doa Bersama Lintas Agama Warnai Karnaval HUT ke-81 RI di Grobogan

S
Penulis: Sirojul Munir❯
DOA BERSAMA – Perwakilan dari tokoh lintas agama berdoa bergantian untuk mendoakan dalam acara karnaval HUT RI ke 81 di alun-alun Purwodadi, Senin (24/8)
DOA BERSAMA – Perwakilan dari tokoh lintas agama berdoa bergantian untuk mendoakan dalam acara karnaval HUT RI ke 81 di alun-alun Purwodadi, Senin (24/8)

Advertisement

 

GROBOGAN – Semangat kebinekaan mewarnai Karnaval HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Grobogan. Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Grobogan menggelar doa bersama lintas agama di depan Pendapa Kabupaten Grobogan, Senin (24/8/2026) siang.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan lintas agama, merawat kebinekaan, sekaligus meneguhkan komitmen bersama menjaga Kabupaten Grobogan tetap aman, damai, dan harmonis.

Advertisement

Karnaval dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Grobogan serta perwakilan Forkopimda. Dari unsur peserta karnaval FKUB Grobogan, turut ambil bagian tokoh dan pemuka agama, tokoh pemuda dan perempuan lintas agama, hingga kesenian barongsai yang menjadi simbol keberagaman.Rombongan FKUB Grobogan masuk urutan terakhir nomor urut 46.

Ketua FKUB Kabupaten Grobogan Drs. H. Abu Mansur, MM menegaskan, karnaval bukan sekadar seremoni untuk memperingati kemerdekaan. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang spiritual dan kebangsaan untuk mempererat persaudaraan antarumat beragama.

”Kita boleh berbeda dalam hal agama dan keyakinan, tetapi kita memiliki cita-cita kebangsaan yang sama. Kita sama-sama menginginkan Indonesia dan Grobogan yang aman, damai, adil, maju, dan sejahtera,” ungkap dia .

Advertisement

Dia juga mengatakan, kerukunan umat beragama merupakan modal sosial yang sangat penting dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Menurut dia, pembangunan akan sulit berjalan optimal tanpa adanya kerukunan di tengah masyarakat.

”Keberagaman agama, keyakinan, suku, budaya, dan latar belakang harus ditempatkan sebagai kekuatan untuk saling mengenal, menghormati, membantu, dan bekerja sama. Jika ini terwujud maka secara otomatis juga akan mendukung proses pembangunan yang inklusif dan berkeadilan,” tegasnya.

Doa bersama digelar setelah rangkaian peserta karnaval selesai melintas. Perwakilan pemuka agama menyampaikan doa secara bergiliran sesuai keyakinan masing-masing dalam suasana penuh persaudaraan.

Advertisement

Artikel Terkait

Lagi Satu Rumah Kayu Roboh di Batuaragung Diterjang Angin Kencang

Lagi Satu Rumah Kayu Roboh di Batuaragung Diterjang Angin Kencang

Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan dua rumah warga di Dusun Ngemplak, Desa Baturagung, Kecamatan Gubug, Grobogan, mengalami kerusakan. Satu rumah kayu roboh, sedangkan bangunan lainnya mengalami kemiringan

Tradisi Empat Besar Terjaga, Grobogan Siapkan Evaluasi Usai Porprov Jateng 2026

Tradisi Empat Besar Terjaga, Grobogan Siapkan Evaluasi Usai Porprov Jateng 2026

Kontingen Grobogan berhasil mempertahankan tradisi empat besar dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026 yang berlangsung di Semarang Raya. Mendapatkan 38 medali emas, 44 perak, 68 perunggu

Muslimat NU Grobogan Kerahkan Ratusan Anggota Tampilkan Senam Kreasi Meriahkan Upacara Hari Santri N

Muslimat NU Grobogan Kerahkan Ratusan Anggota Tampilkan Senam Kreasi Meriahkan Upacara Hari Santri N

Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Grobogan mengerahkan anggota dari seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) untuk mengikuti upacara peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Alun-Alun Purwodadi, Kamis (22/10).

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer