Pertanyaan:
Saya memiliki produk makanan khas daerah yang cukup diminati oleh masyarakat sekitar.
Saya ingin menjadikannya sebagai oleh-oleh unggulan yang dikenal oleh wisatawan dan konsumen dari luar daerah.
Apa yang harus saya lakukan agar produk lokal saya bisa naik kelas?
Jawaban:
Produk lokal memiliki potensi besar untuk menjadi oleh-oleh unggulan daerah. Namun, produk yang enak dan berkualitas saja belum cukup.
Agar dikenal lebih luas, produk perlu dikembangkan melalui branding, kemasan, pemasaran, dan kolaborasi yang tepat. Beberapa langkah yang dapat dilakukan adalah:
1. Bangun Identitas Produk
Ciptakan nama, logo, warna, dan desain yang mudah dikenali. Angkat cerita tentang keunikan daerah, budaya, sejarah, atau bahan baku lokal.
Dengan demikian, konsumen tidak sekadar membeli makanan, tetapi juga membawa pulang cerita dan identitas daerah.
2. Buat Kemasan yang Menjual
Kemasan bukan sekadar pelindung produk, tetapi juga bagian dari pengalaman konsumen.
Gunakan desain yang menarik, aman, dan praktis dibawa, serta cantumkan informasi penting seperti komposisi, tanggal kedaluwarsa, izin, serta sertifikasi yang dimiliki.
Untuk produk oleh-oleh, ciri khas daerah dapat ditonjolkan agar mudah dikenali.
3. Maksimalkan Pemasaran Digital
Manfaatkan Instagram, TikTok, WhatsApp Business, dan marketplace untuk memperkenalkan produk.
Jangan hanya menampilkan foto produk, tetapi ceritakan juga proses pembuatannya, keunikan bahan, kisah pelaku usaha, serta testimoni pelanggan.
Konten yang konsisten dapat membuat produk lebih mudah ditemukan oleh wisatawan maupun konsumen dari luar daerah.
4. Perluas Jejaring dan Kolaborasi
Bangun kerja sama dengan pemerintah daerah, destinasi wisata, hotel, restoran, pusat oleh-oleh, komunitas, serta pelaku UMKM lainnya.
Kolaborasi dapat memperluas akses pasar sekaligus membangun ekosistem produk lokal.
5. Jaga Kualitas dan Lakukan Inovasi
Setelah produk mulai dikenal, kualitas harus tetap konsisten.
Lakukan inovasi pada varian rasa, ukuran, kemasan, atau cara penyajian tanpa menghilangkan karakter khas produk.
Pada akhirnya, menjadikan produk lokal sebagai oleh-oleh unggulan bukan hanya tentang meningkatkan penjualan.
Produk tersebut dapat menjadi identitas daerah, sumber penghasilan masyarakat, sekaligus pengalaman yang dibawa pulang wisatawan.
Karena itu, mari jadikan produk lokal bukan sekadar “produk yang ada di daerah”, tetapi produk yang dicari ketika orang datang ke daerah tersebut. (*)
Oleh: Annisya Lutfi Septanti, S.E., M.Sc. (Dosen Prodi Manajemen FEB UMK)
Editor : Ali Mustofa