RADAR KUDUS - Harga XRP kembali menunjukkan sinyal penguatan pada perdagangan Senin, 27 Juli 2026. Aset kripto yang dikembangkan Ripple tersebut bergerak di zona hijau seiring membaiknya sentimen pasar aset digital secara global, didorong oleh kenaikan Bitcoin dan sejumlah aset kripto berkapitalisasi besar lainnya.
Berdasarkan data CoinMarketCap pada Senin pagi sekitar pukul 07.19 WIB, XRP diperdagangkan di level 1,10 dollar AS atau sekitar Rp19.748 (kurs Rp17.963 per dollar AS).
Dalam 24 jam terakhir, harga XRP menguat sekitar 1,14 persen, meski secara pergerakan jangka pendek sempat terkoreksi 0,31 persen dalam satu jam terakhir. Sementara itu, dalam periode sepekan, XRP masih mencatat kenaikan sekitar 0,94 persen.
Kapitalisasi pasar XRP kini mencapai sekitar 69,36 miliar dollar AS, menempatkannya sebagai salah satu aset kripto terbesar di dunia berdasarkan nilai pasar. Meski sempat mengalami fluktuasi intraday, XRP berhasil mempertahankan level psikologis di atas 1,10 dollar AS yang dinilai menjadi sinyal positif bagi pelaku pasar.
Penguatan XRP tidak terjadi secara terpisah. Pergerakan tersebut mengikuti tren positif yang melanda pasar kripto secara keseluruhan. Bitcoin sebagai aset kripto terbesar juga mencatat kenaikan sekitar 1,71 persen, sementara total kapitalisasi pasar aset digital global meningkat sekitar 1,81 persen dalam 24 jam terakhir.
Kenaikan serempak ini menunjukkan bahwa sentimen investor kembali membaik setelah beberapa hari sebelumnya pasar bergerak volatil. Penguatan harga lebih banyak dipengaruhi oleh optimisme terhadap kondisi makroekonomi, meningkatnya minat investor institusional, serta stabilnya arus dana yang masuk ke pasar aset digital.
Sejumlah analis menilai belum ada katalis spesifik yang secara langsung mendorong lonjakan harga XRP. Pergerakan token ini lebih dipengaruhi oleh momentum positif pasar secara keseluruhan atau yang dikenal sebagai market beta. Ketika Bitcoin menguat dan kepercayaan investor meningkat, altcoin seperti XRP biasanya ikut memperoleh aliran modal sehingga harganya terdorong naik.
Di sisi lain, Ripple sebagai perusahaan pengembang ekosistem XRP terus memperluas implementasi teknologi pembayaran lintas negara (cross-border payment). Pemanfaatan blockchain RippleNet di berbagai negara menjadi salah satu faktor fundamental yang masih menjadi perhatian investor jangka panjang, meski belum memicu lonjakan harga secara instan.
Pelaku pasar juga terus memantau perkembangan regulasi aset digital di Amerika Serikat, Eropa, dan Asia. Kejelasan regulasi dinilai akan menjadi faktor penting yang dapat menentukan arah pergerakan XRP dalam beberapa bulan ke depan. Apabila iklim regulasi semakin kondusif, XRP berpotensi memperoleh sentimen positif tambahan.
Meski tren saat ini menunjukkan penguatan, analis mengingatkan bahwa pasar kripto tetap memiliki volatilitas tinggi. Investor disarankan tetap menerapkan manajemen risiko, melakukan riset mandiri (DYOR/Do Your Own Research), serta tidak mengambil keputusan investasi hanya berdasarkan kenaikan harga dalam jangka pendek.
Dengan harga yang masih bertahan di kisaran 1,10 dollar AS dan kondisi pasar yang mulai pulih, XRP berpeluang melanjutkan tren positif apabila sentimen global terhadap aset kripto tetap terjaga. Namun, arah pergerakan selanjutnya tetap akan dipengaruhi dinamika pasar, kebijakan ekonomi global, serta arus investasi ke sektor aset digital.
Editor : Mahendra Aditya