RADAR KUDUS – Harga cabai rawit merah kembali menjadi komoditas pangan dengan harga tertinggi di tingkat pedagang eceran nasional.
Berdasarkan data terbaru Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, Kamis (23/7/2026) pukul 08.24 WIB, cabai rawit merah dipatok sebesar Rp95.000 per kilogram (kg).
Sementara itu, harga telur ayam ras tercatat berada di level Rp35.000 per kg.
Selain itu, sejumlah bahan pokok lainnya juga masih berada pada level yang cukup tinggi.
Bawang merah dijual seharga Rp66.250 per kg, sedangkan bawang putih mencapai Rp57.500 per kg.
Untuk komoditas beras, PIHPS mencatat beras kualitas bawah I diperdagangkan seharga Rp18.050 per kg, sementara beras kualitas bawah II berada di Rp18.000 per kg.
Adapun beras kualitas medium I dan medium II masing-masing dibanderol Rp19.500 per kg.
Sementara itu, beras kualitas super I dijual dengan harga Rp20.150 per kg, sedangkan beras kualitas super II tercatat Rp20.000 per kg.
Di kelompok komoditas hortikultura, harga cabai merah besar mencapai Rp87.500 per kg, cabai merah keriting Rp87.500 per kg, dan cabai rawit hijau berada di angka Rp50.000 per kg.
Untuk komoditas protein hewani, daging ayam ras segar dipasarkan seharga Rp43.750 per kg.
Kemudian daging sapi kualitas I tercatat Rp152.500 per kg, sedangkan daging sapi kualitas II dijual Rp136.250 per kg.
PIHPS juga mencatat harga gula pasir kualitas premium sebesar Rp25.000 per kg, sementara gula pasir lokal berada di level Rp20.250 per kg.
Di sisi lain, harga minyak goreng curah tercatat Rp21.250 per liter.
Untuk minyak goreng kemasan bermerek I dijual Rp27.250 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek II dipatok Rp26.000 per liter.
Data tersebut merupakan pembaruan harga pangan nasional yang dirilis PIHPS Bank Indonesia pada Kamis pagi.
Editor : Ali Mustofa