Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Harga BBM Pertamina Terbaru 16 Juni 2026: Pertamax Naik, Ini Rincian Lengkap di Seluruh Wilayah Indonesia

Ali Mustofa • Selasa, 16 Juni 2026 | 10:24 WIB
LEWAT: Pengguna jalan melintasi papan harga BBM di SPBU Gajahmati Pati.  (ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR KUDUS)
LEWAT: Pengguna jalan melintasi papan harga BBM di SPBU Gajahmati Pati. (ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR KUDUS)

RADAR KUDUS – Update harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamina per Selasa (16/6/2026) kembali menjadi perhatian publik.

PT Pertamina (Persero) sebelumnya telah melakukan penyesuaian harga pada sejumlah jenis BBM, terutama Pertamax yang mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir.

Kenaikan tersebut mulai berlaku sejak Rabu (10/6/2026). Dua produk yang mengalami penyesuaian harga adalah Pertamax dan Pertamax Green 95.

Berdasarkan informasi resmi dari laman Pertamina, harga Pertamax di wilayah dengan PBBKB 5 persen, termasuk DKI Jakarta dan sekitarnya, kini berada di angka Rp16.250 per liter, naik signifikan dari sebelumnya Rp12.300 per liter.

Sementara itu, Pertamax Green 95 juga mengalami kenaikan menjadi Rp17.000 per liter dari sebelumnya Rp12.900 per liter.

Untuk jenis lainnya, Pertamax Turbo RON 98 masih dipertahankan di harga Rp20.750 per liter.

Dexlite tetap berada di level Rp23.000 per liter, sedangkan Pertamina Dex tidak mengalami perubahan dan masih dijual Rp24.800 per liter.

Adapun BBM subsidi seperti Pertalite tetap stabil di harga Rp10.000 per liter, serta Bio Solar di angka Rp6.800 per liter.

Berikut ringkasan harga BBM Pertamina di berbagai wilayah Indonesia per 16 Juni 2026:

Di wilayah Aceh dan Sumatera Utara, Pertalite dijual Rp10.000 per liter, Pertamax Rp16.650, Pertamax Turbo Rp21.200, Dexlite Rp23.500, Pertamina Dex Rp25.350, dan Solar Rp6.800.

Pada kawasan FTZ Sabang, Pertamax dipatok Rp15.250 per liter, sementara Dexlite Rp21.550 per liter.

Di Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, Pertamax berada di level Rp17.000 per liter, sedangkan Pertamax Turbo Rp21.650 dan Dexlite Rp24.000 per liter.

Untuk FTZ Batam, Pertamax tercatat Rp15.500 per liter dengan Dexlite Rp21.850 per liter.

Sementara di wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur, harga Pertamax tercatat Rp16.250 per liter, Pertamax Turbo Rp20.750, Pertamax Green 95 Rp17.000, Dexlite Rp23.000, serta Pertamina Dex Rp24.800.

Di Bali, NTB, dan NTT, harga BBM relatif sama dengan Pulau Jawa, meski terdapat tambahan Biosolar Nonsubsidi di NTT yang dibanderol Rp22.900 per liter.

Untuk wilayah Kalimantan, harga Pertamax berkisar antara Rp16.650 hingga Rp17.000 per liter, tergantung provinsi, dengan Dexlite berada di kisaran Rp23.500 hingga Rp24.000 per liter.

Di Sulawesi, harga Pertamax umumnya berada di level Rp16.650 per liter, sementara Dexlite Rp23.500 per liter.

Untuk Maluku dan Papua, harga Pertamax berada di sekitar Rp16.650 per liter dengan Dexlite Rp23.500 per liter dan Solar tetap Rp6.800 per liter.

Secara keseluruhan, penyesuaian harga BBM Pertamina ini menunjukkan adanya perbedaan tarif antarwilayah yang dipengaruhi oleh distribusi dan biaya logistik di masing-masing daerah.

 
Editor : Ali Mustofa
#pertamax #pertalite #pertamina #harga bbm