Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Resmi Naik Hari Ini! Harga Pertamax Meroket Jadi Rp16.250 per Liter, Pertamina Pastikan Stok Aman

Ghina Nailal Husna • Rabu, 10 Juni 2026 | 20:31 WIB
 Harga Pertamax Meroket Jadi Rp16.250 per Liter, Pertamina Pastikan Stok Aman
Harga Pertamax Meroket Jadi Rp16.250 per Liter, Pertamina Pastikan Stok Aman

 

RADAR KUDUS — PT Pertamina Patra Niaga, selaku subholding komersial dan perdagangan dari PT Pertamina (Persero), resmi mengumumkan penyesuaian harga untuk dua produk Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi besutannya.

Mulai Rabu, 10 Juni 2026, harga varian Pertamax (RON 92) dan Pertamax Green 95 mengalami kenaikan yang cukup signifikan di berbagai wilayah di Indonesia.

Untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek), harga Pertamax kini meroket menjadi Rp16.250 per liter, melonjak dari harga sebelumnya yang tertahan di angka Rp12.300 per liter.

Baca Juga: Harga Pertamax Melonjak Jadi Rp16.250, Menko Cak Imin Imbau Masyarakat Tetap Tenang Hadapi Tekanan Global

Langkah serupa juga terjadi pada produk BBM ramah lingkungan, Pertamax Green 95, yang kini dipatok seharga Rp17.000 per liter, naik dari harga sebelumnya sebesar Rp12.900 per liter.

Dampak Tekanan Geopolitik dan Tren Minyak Dunia

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga menjelaskan bahwa penyesuaian harga ini merupakan hasil dari evaluasi berkala yang dilakukan perusahaan.

Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan pergerakan harga minyak mentah dunia serta dinamika yang terjadi di pasar energi global belakangan ini.

Kenaikan yang terjadi per 10 Juni 2026 ini menjadi perubahan harga pertama bagi produk Pertamax setelah selama beberapa bulan terakhir harganya cenderung stabil.

Lonjakan ini tidak terlepas dari tingginya tekanan pada harga minyak mentah internasional akibat meningkatnya ketidakpastian geopolitik di sejumlah kawasan produsen minyak utama dunia, yang memicu kekhawatiran akan stabilitas pasokan global.

"Keputusan penyesuaian tarif ini telah melalui proses koordinasi yang ketat dengan pemerintah selaku regulator.

Kami tetap mengacu pada formula perhitungan harga yang telah ditetapkan oleh Kementerian ESDM," tulis pihak manajemen Pertamina dalam keterangan resminya.

Langkah korporasi ini dinilai krusial untuk diambil demi menjaga keberlanjutan pasokan energi nasional, serta memastikan bahwa distribusi BBM ke seluruh pelosok tanah air tetap berjalan optimal tanpa kendala finansial yang berarti bagi badan usaha.

Harga Pertalite Tetap, Stok Nasional Dijamin Aman

Kendati dua produk unggulan tersebut mengalami kenaikan harga yang cukup tajam, masyarakat tidak perlu khawatir secara berlebihan.

Pertamina mengonfirmasi bahwa penyesuaian harga ini hanya berlaku secara selektif. Sejumlah produk BBM nonsubsidi lainnya serta BBM bersubsidi dipastikan tidak mengalami perubahan harga pada periode ini.

Produk-produk seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex tetap dijual dengan harga yang sama seperti bulan sebelumnya.

Yang paling penting bagi masyarakat luas, harga BBM penugasan jenis Pertalite (RON 90) serta BBM subsidi Biosolar dipastikan tetap stabil dan tidak mengalami kenaikan, sehingga diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat menengah ke bawah.

Baca Juga: Subsidi Dipangkas, Tarif Transjabodetabek Rute Bandara Berpotensi Melonjak hingga Rp15 Ribu

Menutup keterangannya, Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying.

Perusahaan menjamin bahwa ketahanan stok BBM nasional saat ini berada dalam kondisi yang sangat aman. 

Seluruh jaringan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di berbagai daerah dipastikan siap beroperasi secara normal untuk melayani kebutuhan energi masyarakat setiap harinya. (*)

Editor : Ghina Nailal Husna
#bbm nonsubsidi naik #Stok BBM Nasional #harga Pertamax Green 95 #kenaikan harga pertamax #Pertamina Patra Niaga