Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Profil Lengkap Luke Thomas, Warga Australia yang Kini Pimpin BUMN Danantara Sumberdaya

Mahendra Aditya Restiawan • Kamis, 21 Mei 2026 | 17:43 WIB
 Luke Thomas Mahony
Luke Thomas Mahony

JAKARTA – Pemerintah resmi menunjuk Luke Thomas Mahony sebagai Direktur Utama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI), perusahaan BUMN yang dipersiapkan untuk mengelola tata niaga ekspor berbagai komoditas strategis nasional.

Penunjukan warga negara Australia tersebut menarik perhatian publik karena Luke dikenal memiliki pengalaman panjang di industri pertambangan internasional dan pernah menduduki sejumlah posisi penting di perusahaan tambang kelas dunia.

Sebelum dipercaya memimpin Danantara Sumberdaya Indonesia, Luke Mahony lebih dulu menjabat sebagai SEVP Business Performance & Optimization Danantara Indonesia sejak September 2025. Ia juga sempat menjadi Direktur sekaligus Chief Strategy and Technical Officer di PT Vale Indonesia Tbk hingga akhirnya mengundurkan diri pada Juli 2025.

Meski berasal dari Australia, Luke kini diketahui berdomisili di Jakarta dan aktif dalam pengembangan sektor pertambangan serta hilirisasi sumber daya alam di Indonesia.

Karier Luke Mahony dikenal sangat kuat di sektor tambang global. Ia pernah bekerja di sejumlah perusahaan besar seperti Vale, Vale Base Metals, BHP Billiton, hingga Xstrata Coal. Pengalamannya mencakup bidang teknik pertambangan, pengembangan bisnis, strategi perusahaan, inovasi teknologi, hingga pengelolaan operasional tambang di berbagai negara.

Dari sisi pendidikan, Luke memiliki latar akademik yang impresif. Ia merupakan lulusan University of New South Wales, Australia, dengan gelar Sarjana Mining Engineering pada tahun 2002.

Tak hanya itu, Luke juga mengantongi tiga gelar master sekaligus, yakni Master Keuangan pada 2004, Master Teknik Pertambangan tahun 2006, serta Master Geomekanika pada 2009.

Selama berkarier di Vale, Luke pernah dipercaya sebagai Global Head of Technology & Innovation. Dalam posisi tersebut, ia memimpin pengembangan inovasi teknologi pertambangan, low carbon technology, hingga pengolahan dan refining tambang global.

Ia juga pernah menjadi Global Head of Geology, Mine Engineering, Geotechnical, Tailings Dams and Technology yang mengawasi berbagai operasi Vale Base Metals di sejumlah negara seperti Kanada, Brasil, Inggris, Korea Selatan, Jepang, China, Taiwan, Indonesia, hingga New Caledonia.

Sebelumnya, Luke juga memiliki pengalaman penting di Mozambik sebagai Technical Executive untuk bisnis batu bara global Vale. Dalam posisi itu, ia menangani eksplorasi tambang, mine planning, project execution, engineering, hingga logistik tambang internasional.

Karier panjang Luke Mahony juga ditempa di BHP Billiton. Ia pernah menjabat dalam berbagai posisi strategis mulai dari Manager Production Projects, Principal Business Analyst, hingga Geotechnical and Mining Engineer pada sejumlah tambang batu bara bawah tanah.

Tak hanya di sektor operasional tambang, Luke juga memiliki pengalaman di bidang pengembangan bisnis dan evaluasi investasi saat bekerja di Xstrata Coal. Di perusahaan tersebut, ia terlibat dalam analisis proyek internasional, due diligence investasi, serta benchmarking operasi pertambangan.

Kini, dengan pengalaman global yang dimilikinya, Luke Thomas Mahony dipercaya memimpin PT Danantara Sumberdaya Indonesia untuk memperkuat tata kelola ekspor komoditas strategis sekaligus mendukung pengembangan sektor sumber daya alam Indonesia ke level internasional.

Editor : Mahendra Aditya
#Luke Thomas Mahony #Dirut Danantara Sumberdaya #profil Luke Thomas #bos baru BUMN Danantara #Danantara Indonesia