Strategi Utama Peningkatan Kinerja UMKM

Ali Mustofa • Dipublikasikan Rabu, 8 April 2026 | 09:32 WIB
Retno Tri Handayani, S.E., M.Si., CFP®️; Dosen Akuntansi FEB UMK
Retno Tri Handayani, S.E., M.Si., CFP®️; Dosen Akuntansi FEB UMK

Pertanyaan:

Apa saja strategi utama peningkatan kinerja UMKM khususnya memanfaatkan dalam momen lebaran di 2026 ini?

Jawaban:

Langkah pertama yang penting dan menjadi penentu adalah menerapkan sistem pencatatan keuangan sederhana yang terstruktur (Tammubua et al., 2025).

Penelitian menunjukkan bahwa sebelum program digitalisasi, banyak UMKM hanya melakukan pencatatan sporadis tanpa sistem yang konsisten, hal ini berpotensi menghambat evaluasi usaha berbasis data.

Aplikasi pencatatan digital bisa diawali dari Januari 2026 untuk siap menghadapi puncak transaksi lebaran.

Setelah itu, bisa mengadopsi teknologi pembayaran melalui QRIS.

Adopsi QRIS sebagai sarana transaksi pembayaran digital terbukti meningkatkan fleksibilitas transaksi dan memperluas segmen pasar.

Penelitian menunjukkan bahwa dalam empat minggu pertama penggunaan, sekitar 18-25% transaksi pelanggan beralih ke metode pembayaran digital, terutama dari kalangan pelanggan muda yang melakukan pembelian dalam jumlah besar (Tammubua et al., 2025).

QRIS memungkinkan pencatatan otomatis melalui riwayat transaksi, sehingga mempermudah rekonsiliasi keuangan dan mengurangi risiko selisih perhitungan tunai.

Momen terjadi lonjakan penjualan produk menjelang lebaran, fitur otomatis QRIS membantu pelaku UMKM melakukan tracking transaksi real-time selama periode penjualan puncak tersebut.

Selain pencatatan keuangan dan penerapan digital pembayaran QRIS, penerapan strategi promosi utamanya melalui digital juga perlu ditingkatkan.

Strategi promosi digital bisa diterapkan melalui platform WhatsApp Business, Instagram, Facebook dan juga Tiktok.

Persiapan bisa diawali dengan pembuatan konten kreatif dan katalog digital.

Frekuensi posting dilakukan minimal 3-4 kali per minggu selama bulan Ramadan dan puncak Lebaran. 

Fitur status WhatsApp yang langsung menjangkau pelanggan secara luas, juga bisa dimanfaatkan untuk update model terbaru dan pengumuman stok produk harian. 

Meskipun promosi digital terbukti efektif, kombinasi strategi online dan offline tetap memberikan hasil yang paling optimal.

Pelanggan masih antusias pengalaman fisik langsung untuk menilai kualitas produk, terutama untuk pembelian bernilai tinggi.

Pengembangan produk paket bundling khusus Lebaran dengan harga tertentu dan hadiah eksklusif untuk pembelian dalam jumlah besar juga menarik diterapkan untuk momen ini.

Strategi ini dirancang untuk memberikan UMKM fondasi digital yang kuat, jangkauan pasar yang lebih luas, dan juga manajemen operasional yang efisien untuk menghadapi momen festival tertentu yang penuh peluang bisnis.

Oleh: Retno Tri Handayani, S.E., M.Si., CFP®. (Dosen Akuntansi FEB UMK)

Editor : Ali Mustofa
Retno Tri Handayani umkm UMK konten kreatif