Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Pada Tanggal 20 Mei 2025 Pengemudi Ojek Online Gelar Demo Besar-Besaran dan Offbid Massal, Karena Apa?

Fairus Salsabila Zahro • Senin, 19 Mei 2025 | 20:50 WIB
Pengemudi ojek online (Foto : Afif Ramdhasuma/Unsplash)
Pengemudi ojek online (Foto : Afif Ramdhasuma/Unsplash)

RADAR KUDUS - Ratusan ribu pengemudi ojek online (ojol) akan menggelar demo besar-besaran secara serentak pada hari Selasa, 20 Mei 2025.

Aksi ini adalah sebagai bentuk protes terhadap pihak aplikator yang diduga telah melakukan pelanggaran regulasi.

Adapun regulasi yang dimaksud dalam hal ini yaitu Keputusan Menteri Perhubungan (Kepmenhub) KP No. 1001 Tahun 2022, mengenai batas maksimal potongan dari aplikasi sebesar 20%, akan tetapi selama ini pihak aplikator diduga telah melakukan pemotongan tarif aplikasi lebih dari angka tersebut, yaitu mencapai 50%.

Melansir Antara, Raden Igun Wicaksono selaku Ketua Umum Asosiasi Pengemudi Ojek Online Garda Indonesia menyebutkan bahwa aksi unjuk rasa itu akan diikuti oleh para pengemudi ojol dan juga taksi online yang berasal dari berbagai daerah lainnya, tidak hanya dari Jakarta.

Berlangsung mulai dari siang hari sampai selesai dan pusatnya adalah di Istana Merdeka, Kementerian Perhubungan (Kemehub) dan juga di Gedung DPR RI, sehingga kemungkinan berpotensi membuat kemacetan.

Raden sempat menyampaikan permintaan maaf apabila masyarakat jadi terjebak macet dan kegiatan jadi terganggu.

Selain itu juga mengimbau para pengguna jalan untuk menyesuaikan jam melintas di sekitar area tersebut supaya terhindar dari kepadatan lalu lintas.

Pihaknya berharap nantinya pemerintah dapat memberikan respon dari kekecewaan para pengemudi ojol baik itu roda dua maupun roda empat.

Kabarnya sejak tahun 2022 para pengemudi ojol telah bersabar, tetapi lama-kelamaan belum juga memperoleh perhatian.

Lily Pujiati selaku Ketua Umum Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI) juga menyuarakan terkait hal ini.

Tidak hanya unjuk rasa, para pengemudi ojol juga akan melakukan aksi offbid (mematikan aplikasi) secara massal pada 20 Mei 2025.

Aksi ini sebagai bagian dari bentuk penyampaian aspirasi dari para pengemudi ojol terhadap kebijakan yang dinilai belum berpihak.

Aksi offbid massal pada tanggal 20 Mei 2025 ini kira-kira akan berpengaruh terhadap layanan aplikasi.

Editor : Ali Mustofa
#regulasi #ojol #unjuk rasa #aplikator