RADAR KUDUS - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan mengalami pelemahan terbatas dalam sesi perdagangan Indeks hari ini, Senin (24/3/2025).
Pada penutupan bursa pekan lalu, IHSG ditutup melemah ke level 6.258, turun 123,49 poin atau 1,94 persen.
Faktor Global dan Domestik Mempengaruhi Pergerakan IHSG
Direktur Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, mengungkapkan bahwa inflasi di Jepang mengalami penurunan.
Data Japan National CPI year-on-year (yoy) menunjukkan penurunan dari 4 persen menjadi 3,7 persen. Namun, inflasi inti justru mengalami kenaikan dari 2,5 persen menjadi 2,6 persen.
Dari dalam negeri, lembaga pemeringkat Moody’s tetap menilai ekonomi Indonesia sebagai ekonomi yang tangguh.
Faktor-faktor seperti pertumbuhan yang stabil, kebijakan moneter dan fiskal yang kredibel, serta dukungan sumber daya alam dan bonus demografi turut menjaga stabilitas makroekonomi nasional.
Hal ini membuat peringkat kredit Indonesia tetap di level Baa2 dengan outlook stabil.
“Berdasarkan analisis teknikal, IHSG berpotensi mengalami pelemahan terbatas dengan level support di 6.220 dan resistance di 6.530,” ujar Maximilianus dalam analisisnya.
Sementara itu, analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, menyebutkan bahwa IHSG gagal melanjutkan tren kenaikan dan saat ini menghadapi support di level 6.147.
Jika IHSG menembus level ini, ada potensi pengujian kembali terhadap support 5.996 yang sebelumnya mampu menahan tekanan jual.
Lebih lanjut, jika support fraktal di 5.996 ditembus, tren turun bisa berlanjut hingga 5.838.
“Level support IHSG berada di 6.147, 5.996, dan 5.838, sementara level resistennya di 6.445, 6.557, 6.663, dan 6.772. Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bearish,” jelasnya.
Rekomendasi Saham dari Perusahaan Sekuritas
Berikut adalah rekomendasi teknikal saham dari beberapa perusahaan sekuritas:
Pilarmas Investindo Sekuritas
PGEO: Harga terakhir 785, support 730, resistance 825, target 810
BREN: Harga terakhir 5.975, support 5.400, resistance 6.225, target 6.200
SCMA: Harga terakhir 200, support 190, resistance 212, target 208
Binaartha Sekuritas
BBRI: Speculative buy, support 3.220, resistance 3.860-4.430, target 3.860
INCO: Hold, support 2.100, resistance 2.290-2.610, target 2.290
INDF: Buy in weakness, support 6.200, resistance 7.000-7.875, target 7.000
MAPI: Buy on weakness, support 1.180, resistance 1.460-1.790, target 1.460
MNC Sekuritas
AMRT: Buy on weakness 1.815-1.910, stoploss di bawah 1.785, target 2.080-2.250
AVIA: Buy on weakness 368-398, stoploss di bawah 336, target 418-450
LSIP: Buy on weakness 985-1.025, stoploss di bawah 935, target 1.070-1.120
MAPA: Speculative buy 575-600, stoploss di bawah 535, target 660-715
Disclaimer
Artikel ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Semua rekomendasi dan analisis berasal dari analis sekuritas yang bersangkutan.
radarkudus.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul akibat keputusan investasi pembaca.
Editor : Noor Syafaatul Udhma