Pertanyaan:
Keterbatasan program pengembangan karyawan dan kurangnya peluang pertumbuhan karir mengakibatkan kekurangan motivasi dan retensi bagi karyawan di UMKM.
Bagaimana cara mengatasi permasalahan ini?
Jawaban:
Dalam UMKM, tantangan SDM terutama dalam pengembangan dan peluang pertumbuhan karir dapat membawa dampak negatif pada motivasi dan retensi karyawan.
Keterbatasan dana dan akses ke pendidikan menjadi kendala utama, menyebabkan penurunan produktivitas dan meningkatkan risiko kehilangan karyawan yang berharga.
Kurangnya peluang pertumbuhan karir menciptakan lingkungan kerja yang monoton, mendorong karyawan untuk mencari tempat lain yang menawarkan prospek karir yang lebih menjanjikan.
Untuk mengatasi tantangan ini, pendekatan holistik diperlukan.
UMKM dapat bekerja sama dengan lembaga pelatihan atau konsultan SDM untuk mengembangkan program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan bisnis.
Pembangunan jalur pertumbuhan karir yang jelas juga penting, dengan mengidentifikasi posisi kunci dan memberikan peluang pengembangan melalui program pembinaan, pelatihan keterampilan khusus, dan promosi berdasarkan pencapaian.
Kolaborasi dengan lembaga pendidikan dan pemerintah menjadi strategis.
Kemitraan dengan lembaga pendidikan setempat memberikan akses yang lebih besar ke program pendidikan dan pelatihan, sementara kerja sama dengan pemerintah lokal dapat membantu UMKM mendapatkan insentif kebijakan yang mendukung pengembangan SDM.
Upaya ini membantu UMKM menciptakan lingkungan kerja yang memotivasi, meningkatkan retensi karyawan, dan pada akhirnya, meningkatkan daya saing bisnis di pasar yang kompetitif.
Ini bukan hanya tentang mengembangkan karyawan secara individu, tetapi juga tentang berinvestasi dalam pertumbuhan jangka panjang UMKM secara keseluruhan.
Dengan memprioritaskan SDM, UMKM dapat membangun fondasi yang kokoh untuk kelangsungan bisnis dan pemanfaatan bakat terbaik di dalam organisasi. (*)
Editor : Ali Mustofa